Serangan Rudal di Perbatasan Aleppo Tewaskan 18 Orang

Serangan Rudal di Perbatasan Aleppo Tewaskan 18 Orang
Serangan Rudal di Perbatasan Aleppo Tewaskan 18 Orang

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Serangan rudal dilaporkan menargetkan sebuah rumah sakit di kota Afrin dekat provinsi barat laut Suriah, di perbatasan Aleppo-Turki, menewaskan 18 orang dan melukai 33 lainnya.

Serangan itu menargetkan Rumah Sakit al-Shifa pada hari Sabtu, kata jaringan berita Al-Mayadeen.

BACA JUGA:

Mengutip “sumber-sumber medis lokal” dan negara Turki, kantor berita Reuters menyebutkan jumlah korban tewas setidaknya 13 orang, dan mengklaim bahwa kematian itu disebabkan oleh dua serangan “artileri”. “Serangan pertama melanda daerah perumahan, sedangkan yang kedua menghantam rumah sakit tak lama kemudian,” tulis badan tersebut.

YPG bertanggung jawab

Kantor berita Turki, Anadolu, sebelumnya mengutip pejabat di provinsi perbatasan negara itu, Hatay, yang menahan militan Kurdi yang didukung Amerika Serikat yang dikenal sebagai Unit Perlindungan Rakyat (YPG) karena menyerang rumah sakit dengan rudal Grad dan mortir.

Daerah-daerah Suriah yang berbatasan dengan Turki telah mengalami gejolak yang intens dan pertumpahan darah yang meningkat sejak invasi militer Turki pada 2016 hingga sekarang dan pertumbuhan kelompok-kelompok militan yang didukung Ankara disana.

Serangan Rudal di Perbatasan Aleppo Tewaskan 18 Orang
Serangan Rudal Hantam Rumah Sakit di Afrin

Invasi yang dikutuk Damaskus sebagai ilegal dan pelanggaran langsung terhadap kedaulatan teritorialnya, berusaha memerangi YPG. Turki yang sekarang telah mengerahkan ribuan pasukan di tanah Suriah, mengaitkan YPG dengan Partai Pekerja Kurdistan anti-Ankara (PKK), sebuah kelompok teroris.

Militer Turki telah melancarkan serangan militer sengit di seluruh wilayah perbatasan Suriah dan Irak untuk melawan Kurdi. Aliran bantuan logistik dan pelatihan yang berkelanjutan kepada YPG oleh Amerika Serikat, hampir tidak membantu situasi di barat laut Suriah.

Ankara dan Washington telah berulang kali bentrok karena masalah ini, sementara Suriah terus membayar korban. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.