Iran: Saudi Batasi Haji Tanpa Koordinasi dengan Negara-negara Islam

Saudi Arabia, ARRAHMAHNEWS.COM Iran mengkritik Kerajaan Arab Saudi atas keputusan membatasi haji untuk sejumlah orang dari dalam negeri dan ekspatriat.

Sayyed Abdul-Fattah Nawab, perwakilan urusan haji dan ziarah dari pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan Saudi berkewajiban untuk menghapus masalah ini dengan menetapkan program dan rencana yang tepat, bukan membatasi kewajiban ini kepada warganya.

BACA JUGA:

Pada hari Sabtu, Arab Saudi mengumumkan bahwa pelaksanaan haji tahun ini akan dibatasi untuk warga negara Saudi dan ekspatriat, dengan total 60.000 orang yang diizinkan untuk menunaikan haji, sehubungan dengan merebaknya epidemi “Covid-19”.

Des 3, 2021
Ka’bah

Ketua urusan Haji Iran menyatakan penyesalannya atas pengumuman oleh otoritas Saudi. Dan menganggap bahwa hal itu menghalangi peziarah asing dari seluruh dunia, dan untuk yang kedua kalinya, setelah pecahnya pandemi Corona, menurut kantor berita resmi Iran “IRNA” yang dikutip Sputnik Arabic.

Sayyed Abdel Fattah Nawab mengindikasikan bahwa Iran telah membuat semua persiapan dengan tujuan mengirim jamaah haji Iran ke Tanah Suci, tetapi Saudi memutuskan untuk tahun kedua, tanpa berkonsultasi dengan negara-negara Islam atau menanggapi pertanyaan mereka tentang pembatasan kewajiban Islam yang agung ini kepada warga negaranya atau warga asing yang berada di negeri ini saja. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: