Israel Kembali Serang Jalur Gaza, Langgar Gencatan Senjata

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM – Rezim Israel kembali melanggar gencatan senjata dengan melancarkan serangan ke Jalur Gaza. Ini adalah kedua kalinya dalam beberapa hari rezim pendudukan melakukan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata rapuh yang mereka minta selama perang baru-baru ini di daerah kantong Palestina itu.

Pusat Informasi Palestina melaporkan pada Kamis malam (17/06), pesawat-pesawat tempur rezim pendudukan menghantam setidaknya lima lokasi di seluruh wilayah pesisir, mengklaim bahwa yang mereka jadikan target adalah sasaran milik gerakan perlawanan Palestina Hamas.

Militer Israel mengklaim, “Serangan itu dilakukan sebagai tanggapan atas peluncuran balon pembakar yang terus berlanjut di” wilayah pendudukan.

Rezim Israel terus menerus mengklaim menjadi sasaran balon yang dipasang dengan perangkat pembakar dari arah Gaza. Saluran televisinya juga secara rutin menyiarkan rekaman kobaran api yang berkobar di tanah pendudukan yang berbatasan dengan Gaza.

BACA JUGA:

Menambahkan alasan untuk pelanggaran tidak beralasannya, militer pendudukan mengatakan sirene roket juga telah dinyalakan di “komunitas Kfar Aza” di dekat perbatasan Gaza.

Situs berita Israel Ynet, bagaimanapun, mengakui bahwa tidak ada laporan langsung tentang roket atau rudal yang mendarat di dekat komunitas tersebut. Kemungkinan alarm itu dipicu oleh tembakan senapan mesin dari jalur yang ditujukan ke pesawat Israel, tambahnya.

Militer juga mengatakan kepala staf rezim telah “melakukan penilaian situasional di mana ia memerintahkan tingkat kesiapan yang lebih tinggi dan agar IOF (militer Israel) membuat persiapan untuk berbagai skenario termasuk dimulainya kembali pertempuran.”

Sebelumnya serangan udara Israel telah menargetkan situs-situs yang mereka klaim milik Hamas di dua lokasi pada hari Rabu. (ARN)

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.