Eropa

Aktivis Tenar UEA Tewas dalam Kecelakaan Mobil di London

Aktivis Tenar UEA Tewas dalam Kecelakaan Mobil di London

Alaa Al-Siddiq, seorang aktivis dan kritikus hak asasi UEA, meninggal dalam kecelakaan mobil di London.

London, ARRAHMAHNEWS.COM Alaa Al-Siddiq, seorang aktivis dan kritikus hak asasi manusia asal Uni Emirat Arab (UEA), meninggal dalam kecelakaan mobil di London.

Alaa adalah direktur eksekutif ALQST yang berbasis di Inggris, sebuah organisasi nirlaba yang mengadvokasi kebebasan dan hak asasi manusia yang lebih besar di UEA dan wilayah Teluk Persia, Al-Watan melaporkan.

BACA JUGA:

Aktivis mengatakan bahwa Alaa Al-Siddiq meninggal dalam kecelakaan itu. Rekan-rekan wanita yang terluka bersamanya dalam kecelakaan itu, dirawat di rumah sakit, mereka diisolasi di rumah sakit, ditahan dan dicegah dari berkomunikasi.

Aktivis oposisi Emirat Ahmed Al-Shaiba Al-Nuaimi membenarkan bahwa Alaa Al-Siddiq meninggal dalam kecelakaan lalu lintas.

 

“Dengan kesedihan yang mendalam, ALQST berduka atas kematian mendadak Direktur Eksekutif, Alaa Al-Siddiq, yang dicintai dan dihormati pada Sabtu 19 Juni 2021”, kata kelompok itu dalam sebuah tweet, dan menambahkan, “Semoga dia beristirahat dengan tenang”.

Ayahnya, Mohammad Al-Siddiq, juga seorang aktivis terkemuka yang telah ditahan oleh otoritas Emirat sejak 2013.

“Hari ini, peneliti Emirat yang cakap dan saudari yang jujur, profesor Alaa Al-Siddiq, meninggalkan dunia ini. Sementara ayahnya, Mohammad Al-Siddiq mendekam di penjara [Uni Emirat Arab],” tulis aktivis Saudi Abdullah Al-Awda.

BACA JUGA:

Menurut Doha News, Alaa dan suaminya mencari suaka di Qatar pada 2012, di mana mereka tinggal bersama kerabat mereka.

Kehadiran aktivis di Qatar, dan sikap Doha terhadap aktivis politik pada saat UEA menindak suara-suara perbedaan pendapat, menyebabkan keretakan antara kedua tetangga.

Pada tahun 2018, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammad bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani mengatakan perselisihan telah terjadi antara Qatar dan UEA pada tahun 2015 mengenai istri seorang pembangkang politik.

Abu Dhabi telah mengirim utusan ke Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani untuk meminta agar wanita tersebut diserahkan kepada otoritas Emirat, permintaan yang ditolak oleh penguasa Qatar.

Meskipun dirahasiakan, Abdullah Al-Athbah, pemimpin redaksi surat kabar Al-Arab, Qatar, kemudian mengatakan bahwa Alaa-lah yang berusaha dipulangkan oleh Emirat. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.013.825 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 6.056 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: