Pimpinan Hamas: Bangsa Palestina segera Bebaskan Masjid Al-Aqsa

Pimpinan Hamas: Bangsa Palestina segera Bebaskan Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Hamas

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin gerakan perlawanan Palestina di Jalur Gaza yang terkepung menegaskan bahwa Masjid al-Aqsa akan dibebaskan dari cengkeraman penjajah Israel melalui upaya semua faksi Palestina dalam waktu dekat.

Berbicara pada konferensi dukungan terhadap perlawanan Palestina dan Yerusalem al-Quds pada hari Minggu (20/06), Yahya al-Sinwar mengatakan semua bagian dari masyarakat Palestina akan menyukseskan kemenangan dalam pertempuran Yerusalem al-Quds.

BACA JUGA:

Menurut kantor berita Shehab yang dikutip PressTV, Sinwar lebih lanjut mengatakan bahwa bangsa Palestina sudah dekat dengan pembebasan Masjid al-Aqsa dan akan melaksanakan sholat jamaah disana.

Pimpinan Hamas: Bangsa Palestina segera Bebaskan Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Hamas

“Saya yakin banyak dari kalian yang telah mencapai usia tua akan memiliki semangat muda pada hari kebangkitan agung, dan akan bersaing dengan para pemuda untuk berebut Kalashnikov (senjata buatan Rusia)”.

Menurut Sinwar, posisi Palestina tidak berubah terlepas tindakan negara-negara tertentu untuk menormalkan hubungan dengan rezim Zionis.

Pasukan Israel baru-baru ini menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem al-Quds, dan menyerang warga Palestina yang mengutuk penghinaan oleh pemukim terhadap Nabi Muhammad (saw).

BAAC JUGA:

Warga Palestina menggelar aksi unjuk rasa setelah salat Jumat di kompleks Masjid al-Aqsa, beberapa hari setelah pemukim sayap kanan Israel mengadakan pawai di kota suci itu untuk merayakan perebutan rezim dan pendudukannya atas Yerusalem Timur al-Quds pada tahun 1967.

Orang-orang Palestina memandang apa yang disebut “pawai bendera” itu sebagai upaya provokatif dimana pemukim Israel menunjukkan dominasi mereka atas wilayah yang diduduki. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30605 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.