Headline News

Palestina Kecam Langkah PBB Hapus Israel dari Daftar Pembunuh Anak

Palestina Kecam Langkah PBB Hapus Israel dari Daftar Pembunuh Anak

Palestina mengkritik PBB karena menghapus Israel dari daftar hitam tahunan, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pelanggaran berat atas anak-anak Gaza

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Kementerian Luar Negeri Palestina mengkritik PBB karena menghapus Israel dari daftar hitam tahunan, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pelanggaran berat terhadap anak-anak Gaza.

“Tidak dimasukkannya rezim Zionis ke dalam daftar hitam pemerintah dan kelompok yang melanggar hak anak dalam konflik bersenjata oleh PBB adalah langkah yang mendukung si pembunuh dan mendukung para penjahat tentara Zionis dan pemukim terorisnya, dan itu akan menjamin lolosnya mereka dari hukuman,” kata Kementerian Luar Negeri Palestina seperti dikutip oleh kantor berita Wafa.

BACA JUGA:

Pernyataan itu mengatakan bahwa tindakan PBB berisiko menempatkan laporannya sebagai “tidak valid” dan “tidak jujur”. Menimbulkan skeptisisme tentang prinsip-prinsip yang menjadi dasar PBB.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan bahwa pihaknya mengikuti laporan PBB tentang hak-hak anak dalam konflik bersenjata, yang akan segera diterbitkan oleh Guterres.

Kementerian itu mengatakan bahwa pemerintah Palestina mengharapkan Sekjen PBB untuk memasukkan Israel dan tentara serta pemukimnya ke dalam daftar hitam rezim, karena mereka adalah pihak yang sangat melanggar hak-hak anak dalam konflik bersenjata.

Ia menambahkan bahwa kegagalan mematuhi hukum internasional dan institusi serta prinsip-prinsipnya sama dengan mendorong Israel untuk melanjutkan terorisme terorganisirnya dan mengundang rezim itu untuk melanjutkan kejahatan yang disengaja, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

BACA JUGA:

Sebelumnya, kelompok perlawanan Palestina Hamas juga menyatakan kemarahannya atas kegagalan PBB untuk memasukkan Israel ke dalam daftar hitam. Mereka mengatakan PBB memberi lampu hijau atas kejahatan Israel terhadap anak-anak Palestina.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, Hamas menyalahkan Guterres atas tindakan non-inklusi. Hamas menunjukkan bahwa pembantaian Israel terhadap 66 anak-anak Palestina dalam perang terbaru rezim itu di Jalur Gaza serta pembunuhan anak-anak Palestina yang tidak bersalah di Tepi Barat yang diduduki sebagai contoh nyata dari kekejaman yang dilakukan Israel terhadap anak-anak Palestina.

Hamas mengatakan laporan itu tidak mengikuti atauran “penyelidikan yang tidak memihak dan transparan terhadap kejahatan Israel”. Hamas menuntut agar Guterres memperbaiki kesalahannya dan menambahkan nama “negara pendudukan” itu ke daftar hitamnya. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.026.054 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.550 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: