Siapa Jagal Sebenarnya, Raisi atau Para Pemimpin Israel?

Siapa Jagal Sebenarnya, Raisi atau Para Pemimpin Israel?
Ebrahim Raisi dan Bendera Israel

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM Ebrahim Raisi baru saja memenangkan pemilihan presiden Iran, dengan suara mayoritas. Namun keterpilihan Raisi justru mengusik para pemimpin Israel, diantaranya adalah PM Israel yang lantang memprovokasi para pemimpin dunia dengan sebutan “Jagal Teheran”.

“Presiden baru Iran, yang dikenal sebagai Jagal Teheran adalah seorang ekstrimis yang bertanggung jawab atas kematian ribuan orang Iran,” kata para pemimpin Israel.

BACA JUGA:

Israel seolah lupa bahwa Zionis lebih begis dari pada jagal yang pernah ada di muka bumi. Setidaknya ratusan ribu rakyat Palestina telah dibantai sejak 1947.

Siapa Jagal Sebenarnya, Raisi atau Para Pemimpin Israel?
Ebrahim Raisi dan Bendera Israel

Naftali Bennett terkenal dengan sikap ekstrem, bukan hanya tidak mengakui adanya negara Palestina, ia juga menganggap bangsa Palestina adalah teroris. Ketika ditanya apakah dia akan menginstruksikan tentara untuk membunuh anak-anak Palestina, Bennett berkata, “Mereka bukan anak-anak – mereka adalah teroris”.

Bennett pernah mengaku telah menghabisi nyawa banyak orang Arab, dan menganggapnya hal yang biasa.

“Saya sudah membunuh banyak orang Arab dalam hidup saya, dan sama sekali tidak ada masalah dengan itu,” kata Naftali Bennett 2013 lalu.

Bukan hanya Bennett, semua para pemimpin Israel terkenal dengan sifatnya yang rasis, penuh kebencian dan apharteid, bahkan mereka layak disebut sebagai penjahat perang.

BACA JUGA:

Apakah orang-orang seperti ini layak menilai Ebrahim Raisi yang memenangkan pemilihan presiden Iran? Raisi sendiri dalam menanggapi tudahan tersebut, mengatakan bahwa dirinya adalah seorang jaksa dan hakim yang memperjuangkan hak asasi manusia. Menurutnya, hal seperti itu justru perlu diapresiasi.

“Penegak hukum yang saya lakukan dalam rangka memerangi orang-orang seperti ISIS dan menjaga keamanan rakyat. Ini seharusnya diapresiasi,” jawabnya tegas kepada wartawan Aljazeera, dan menegaskan “mereka yang telah membantu menciptakan kelompok-kelompok (teroris) semacam itulah yang harus dimintai pertanggung jawaban. Mereka yang mengaku membela hak asasi manusia adalah orang-orang yang menciptakan ISIS dan kelompok teroris.” (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.