Rusia: Pelanggaran Kapal Perang Inggris atas Persetujuan AS

Rusia: Pelanggaran Kapal Perang Inggris atas Persetujuan AS
Maria Zakharova

Moskow, ARRAHMAHNEWS.COM Rusia mengatakan tindakan bermusuhan oleh kapal perang Inggris di dekat perairan teritorial Rusia tidak dapat dilakukan tanpa izin AS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan Gedung Putih dan Pentagon telah merujuk wartawan ke London untuk menanyakan tentang insiden kapal perang di Laut Hitam.

BACA JUGA:

“Mengapa demikian? Kapal itu masih berada di bagian barat laut perairan Laut Hitam dalam persiapan untuk latihan Sea Breeze yang diadakan di bawah komando AS. Pakar Amerika menekankan bahwa unit operasi khusus AS, Inggris, dan Ukraina terlibat dalam pelatihan di atas kapal pada saat insiden terjadi. Dalam kondisi ini, tidak mungkin kapal perusak Inggris tanpa persetujuan,” tulisnya di channel Telegram yang dikutip RT Arabic.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pada hari Rabu bahwa Armada Laut Hitam Rusia bersama dengan Kontrol Perbatasan Layanan Keamanan Federal mencegah kapal perusak “HMS Defender” Inggris dari melanggar perbatasan Rusia di dekat Cape Fiolent di Krimea.

Kapal perusak itu, kata kementerian pertahanan telah melakukan perjalanan sejauh tiga kilometer ke perairan teritorial Rusia, ketika diperingatkan tentang kemungkinan penggunaan kekuatan.

Rusia: Pelanggaran Kapal Perang Inggris atas Persetujuan AS
Maria Zakharova

Kapal perang Inggris awalnya mengabaikan peringatan tersebut, hingga mendorong kapal penjaga perbatasan Rusia melepaskan tembakan peringatan, kemudian diikuti jet tempur Su-24M yang menjatuhkan bom peringatan di depan kapal perusak, hingga akhirnya memaksanya untuk berbalik dan meninggalkan perairan Rusia.

Kementerian mengecam tindakan kapal perang Inggris sebagai pelanggaran kasar terhadap Konvensi PBB tentang Hukum Laut dan meminta London untuk menyelidiki tindakan anggota awak kapal perusak tersebut.

Inggris bersumpah akan kembali ke ‘perairan Krimea’

Seorang menteri di pemerintah Inggris pada Kamis, mengatakan bahwa Inggris siap untuk berlayar kembali melalui “perairan yang disengketakan dekat Krimea”.

BACA JUGA:

Zakharova pada hari Rabu mengatakan Inggris menyebarkan kebohongan tentang insiden itu, dengan membandingkan pernyataan resmi pihak Inggris dan laporan bahwa seorang jurnalis BBC yang berada di kapal perusak telah mengkonfirmasi bahwa kapal tersebut sengaja memasuki perairan teritorial Rusia.

“Jadi, siapa yang berbohong: Kementerian Pertahanan Inggris, reporter BBC Inggris atau Kedutaan Besar Inggris di Moskow? Ada jawaban – Kementerian Pertahanan Inggris dan Kedutaan Besar Inggris,” tulis Zakharova di Telegram

“London telah kehilangan sopan santun. Saya menyarankan mitra Inggris untuk mengetuk jika mereka ingin ‘masuk dengan damai’ lain kali,” tambahnya.

Wakil Menteri Luar Negeri, Sergey Ryabkov mengatakan Rusia memiliki hak untuk “membom tepat sasaran” ketika kapal asing melanggar perbatasan lautnya.

“Apa yang bisa kami lakukan? Kami dapat meminta akal sehat, menuntut penghormatan terhadap hukum internasional. Jika ini tidak membantu, kami dapat mengebom tidak hanya ke arah, tetapi juga tepat sasaran, jika rekan-rekan kami tidak mengerti,” kata Ryabkov. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30604 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.