Bikin Pernyataan Palsu, New York Tangguhkan Izin Praktek Mantan Pengacara Trump

Bikin Pernyataan Palsu, New York Tangguhkan Izin Praktek Mantan Pengacara Trump
Rudy Giuliani

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM Negara bagian New York menangguhkan izin praktik hukum (advokat) Rudy Giuliani pada hari Kamis (24/06) dengan alasan “Pernyataan palsu” yang ia buat dalam kapasitasnya sebagai pengacara Presiden Trump setelah pemilihan presiden 2020.

“Untuk alasan itu kami menyimpulkan bahwa ada bukti tak terbantahkan bahwa (Giuliani) mengomunikasikan pernyataan palsu dan menyesatkan kepada pengadilan, anggota parlemen dan masyarakat luas dalam kapasitasnya sebagai pengacara untuk mantan Presiden Trump dan kampanye Trump sehubungan dengan upayanya yang gagal dalam pemilihan kembali pada tahun 2020,” demikian bunyi pernyataan Mahkamah Agung New York dalam keputusan setebal 33 halaman yang dikeluarkan pada Kamis pagi.

BACA JUGA:

“Pernyataan palsu ini dibuat untuk memperkuat narasi responden bahwa: karena kecurangan pemilih yang meluas, kemenangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2020 dicuri dari kliennya. Kami menyimpulkan bahwa perilaku responden langsung mengancam kepentingan publik dan menjamin penangguhan sementara dari praktik hukum, sambil menunggu proses lebih lanjut di hadapan Komite Keluhan Jaksa,” tambah pernyataan yang dikutip AlahedNews itu.

Bikin Pernyataan Palsu, New York Tangguhkan Izin Praktek Mantan Pengacara Trump
Rudy Giuliani

Pengadilan melanjutkan pernyataan hingga ke daftar dugaan kegiatan yang tidak pantas Giuliani, termasuk komentarnya tentang pemilihan dalam konferensi pers, dengar pendapat legislatif, wawancara media, dan dihadapan pengadilan.

Giuliani dikatakan membela diri dengan menyatakan bahwa penyelidikan AGC melanggar hak Amandemen Pertama untuk kebebasan berbicara. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.