Jihad Islam: Otoritas Palestina Tak Lagi Wakili Aspirasi Rakyat

Jihad Islam: Otoritas Palestina Tak Lagi Wakili Aspirasi Rakyat
Sekjen Jihad Islam Palestina

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam di Palestina, Ziad Al-Nakhala, menegaskan dalam surat belasungkawa atas kesyahidan pejuang Palestina Nizar Banat, yang dieksekusi oleh dinas keamanan Otoritas Palestina, bahwa otoritas itu “Tidak lagi mewakili aspirasi rakyat Palestina, melainkan berdiri melawan harapan dan martabat mereka yang diinjak-injak tanpa henti oleh pendudukan”.

Al-Nakhala menyerukan “reformulasi proyek nasional Palestina, yang telah kehilangan identitas nasionalnya dan (justru) dalam setiap katanya melayani pendudukan”.

BACA JUGA:

“Syahid Nizar bukanlah sekedar simbol atas keberaniannya dalam mengungkapkan pendapatnya yang menyuarakan tuntutan rakyat Palestina, dan kehangatan serta kepeduliannya terhadap rakyatnya dan tanah airnya,” tambahnya.

Jihad Islam: Otoritas Palestina Tak Lagi Wakili Aspirasi Rakyat
Sekjen Jihad Islam Palestina

Ghassan Banat, saudara laki-laki Nizar Banat, mengatakan bahwa “Akibat pemukulan, penindihan, bekas dan memar terlihat jelas pada tubuh syahid Nizar,” menambahkan bahwa “tubuh syahid Banat tidak diserahkan secara resmi, dan tidak ada komunikasi dengan keluarganya…”

“Kami tidak percaya pada pemerintah dan komite-komitenya,” katanya dalam wawancara dengan Al-Mayadeen kemarin, Sabtu (26/06). Ia menambahkan, “Administrasi otoritas belum menghubungi kami.”

Ribuan orang berdemo melalui jalan-jalan Al Khalil pada hari Jumat di pemakaman pejuang Arab dan tokoh perlawanan Nizar Banat.

Pada Kamis pagi, anggota dinas keamanan menggerebek rumah tempat ia tinggal. Menurut keluarganya, petugas menyemprotkan gas merica ke mata Nizar sebelum “memukulnya dengan kejam” dan menyeretnya pergi. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.