Internasional

Palestina Desak Masyarakat Dunia Tuntut Kejahatan Israel

Palestina Desak Masyarakat Dunia Tuntut Kejahatan Israel

AS, UE dan PBB “benar-benar bias” dalam mendukung rezim Israel dan gagal menekan rezim menghentikan pembunuhan, penindasan dan pencurian tanah di Palestina.

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Palestina menyerukan masyarakat internasional untuk menuntut pertanggungjawaban Israel atas kejahatan mereka terhadap bangsa Palestina, dan menjatuhkan sanksi pada rezim tersebut untuk memaksa mereka menghentikan tindakan kejinya.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (26/06), kementerian mengatakan bahwa rezim pendudukan tidak peduli dengan laporan yang dikeluarkan oleh organisasi dan lembaga internasional yang kredibel, yang mengekspos rezim Israel telah melancarkan diskriminasi rasial, apartheid, dan penganiayaan terburuk terhadap warga Palestina, seper5ti dilansir PressTV.

BACA JUGA:

Sebelumnya Komisi Independen Palestina untuk Hak Asasi Manusia (ICHR) mengatakan pada 31 Mei bahwa Israel mengagendakan “pemusnahan sistematis dan disengaja atas seluruh keluarga Palestina.”

 

Dari 10 hingga 21 Mei, Israel terus menerus membombardir Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 256 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak. Perang itu dipicu oleh serangan berulang rezim terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, termasuk plot pemindahan paksa.

Namun, AS menutup mata terhadap kejahatan yang dilakukan oleh Israel, dan sebaliknya, terus mendukung apa yang mereka klaim sebagai “hak membela diri” Israel bahkan setelah perang terakhir rezim itu di Gaza, yang juga membuat lebih dari 72.000 warga Palestina mengungsi di kantong yang terkepung itu.

Dalam pernyataannya pada hari Sabtu, Kementerian Luar Negeri Palestina mengkritik pemerintah AS, Uni Eropa Perserikatan Bangsa-Bangsa karena “benar-benar bias” dalam mendukung rezim Israel. Kemenlu mencatat bahwa AS, UE dan PBB telah gagal menekan rezim pendudukan untuk menghentikan pembunuhan, penindasan dan pencurian tanah di wilayah pendudukan Palestina.

BACA JUGA:

Pernyataan itu dikeluarkan disaat Israel melanjutkan kekerasan sistematisnya terhadap warga Palestina dan memaksakan pengusiran mereka di wilayah pendudukan.

Israel telah menetapkan batas waktu bagi 13 keluarga untuk menghancurkan sendiri rumah mereka di lingkungan Bustan di kota Silwan di Yerusalem yang diduduki al-Quds dalam waktu 21 hari.

Batas waktu, yang ditetapkan dengan menerapkan hukum Kaminitz Israel itu akan berakhir pada hari ini, Minggu (27/06).

Israel secara rutin merebut bagian baru wilayah Palestina untuk perluasan pemukiman ilegal mereka dan membatasi kebebasan bergerak warga Palestina di seluruh wilayah pendudukan. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.026.028 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 7.550 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: