Iran Tak Akan Beri File Apapun ke IAEA Kecuali Sanksi Dicabut

Iran Tak Akan Beri File Apapun ke IAEA Kecuali Sanksi Dicabut
Bendera Republik Islam Iran

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran mengatakan bahwa Iran tidak akan memberikan IAEA file apapun kecuali sanksi dicabut.

Dalam sebuah wawancara dengan Al-Masirah, Mahmoud Abbaszadeh Meshkini mengatakan, “AS tidak memiliki hak untuk memaksakan persyaratannya kepada kami; Karena itu melanggar kesepakatan (nuklir)”.

BACA JUGA:

Ia menekankan bahwa pernyataan Menteri Luar Negeri AS Anthony Blinken ditujukan untuk perang psikologis dan untuk mendapatkan poin keunggulan.

Amerika Serikat tidak memiliki hak dalam kesepakatan nuklir untuk meminta apapun kepada kami karena negara ini lebih membutuhkan perjanjian ini daripada Iran, tambahnya.

Iran Tak Akan Beri File Apapun ke IAEA Kecuali Sanksi Dicabut
Bendera Republik Islam Iran

Anggota Parlemen itu mencatat bahwa garis merah Iran dalam kesepakatan nuklir adalah untuk mencabut semua sanksi dan memastikan bahwa mereka dicabut, setelah itu Teheran akan memenuhi kewajibannya.

Menegaskan bahwa Amerika tidak dapat dipercaya, ia menekankan bahwa Iran berhak meminta jaminan.

“Jika sanksi tidak dicabut, bukan hanya kami tidak akan memberikan file dan foto, tetapi kami juga akan mematikan kamera,” tegas Meshkini.

Sebelumnya, Ketua Parlemen Iran juga mengatakan bahwa tenggat waktu triwulanan IAEA belum diperpanjang, menambahkan bahwa video yang direkam tidak akan diberikan kepada Badan atom dunia itu.

BACA JUGA:

Sebelumnya, sebanyak 200 anggota parlemen di Parlemen Iran mengeluarkan pernyataan tentang pembicaraan nuklir yang sedang berlangsung di Wina, mengatakan, “Parlemen dengan tegas menolak segala kerusakan pada industri nuklir dan menekankan kemajuan program nuklir sesuai dengan tugas hukum Parlemen negara itu..”

Undang-Undang tentang “Rencana Aksi Strategis Penanggulangan Sanksi” telah merevolusi program nuklir dan berperan penting dalam proses negosiasi untuk mencabut sanksi. Oleh karena itu, pemerintah perlu segera mengambil tindakan dalam melaksanakan semua ketentuan teknis hukum ini, termasuk pengoperasian pabrik uranium logam, batas waktu hukum yang telah berakhir sesuai dengan Pasal 4, dan tidak mengkompromikan pencapaian teknis industri nuklir dengan tujuan dan sasaran politiknya,” bunyi pernyataan parlemen Iran itu. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.