Saksi Kunci Akui Berbohong dalam Sidang Melawan Pendiri WikiLeaks

Inggris, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang saksi kunci mengakui ia telah berbohong dalam kesaksiannya melawan pendiri WikiLeaks Julian Assange, yang terancam hukuman hingga 175 tahun penjara jika diekstradisi ke Amerika Serikat.

Mantan relawan WikiLeaks yang menjadi informan FBI, Sigurdur Ingi Thordarson, mengatakan kepada surat kabar Islandia Studin bahwa ia mengarang bagian penting dari tuduhan, dalam dakwaan terhadap Assange.

BACA JUGA:

Thordarson mengatakan Assange tidak pernah memerintahkannya untuk melakukan peretasan. Ia sebelumnya mengklaim Assange memintanya untuk meretas komputer anggota parlemen untuk mengakses rekaman percakapan telepon pribadi mereka.

Thordarson sekarang mengatakan ia “Sebenarnya telah menerima beberapa file dari pihak ketiga, yang mengaku telah merekam anggota parlemen dan telah menawarkan untuk membaginya dengan Assange tanpa tahu apa yang sebenarnya ada di dalamnya”.

Des 3, 2021
Julian Assange

“Ia mengklaim bahwa dirinya tidak pernah memeriksa isi file atau bahkan jika itu berisi rekaman audio seperti yang disarankan oleh sumber pihak ketiganya,” tambah laporan itu.

Sebagai reaksi atas laporan tersebut, mantan anggota Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) Edward Snowden menulis di Twitter, mengatakan, “Ini adalah akhir dari kasus terhadap Julian Assange”.

BACA JUGA:

Jurnalis investigasi Glenn Greenwald juga mengatakan, “Seharusnya begitu”.

Assange, yang menghabiskan lebih dari dua tahun di penjara Inggris, dicari AS karena tuduhan spionase. Ia dituduh membocorkan informasi rahasia pada 2010, ketika WikiLeaks menerbitkan dokumen yang merinci pelanggaran, termasuk kemungkinan kejahatan perang, yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat di Afghanistan dan Irak.

Jika diekstradisi ke Amerika, ia bisa dipenjara hingga 175 tahun. Tetapi seorang hakim Inggris menolak permintaan Amerika untuk ekstradisinya pada bulan Januari. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: