Menlu Israel Tiba di UEA dalam Kunjungan Resmi Pertama

Menlu Israel Tiba di UEA dalam Kunjungan Resmi Pertama
Menlu Israel Tiba di UEA

Uni Emirat Arab, ARRAHMAHNEWS.COM Diplomat top entitas Israel Yair Lapid tiba di Uni Emirat Arab pada hari ini, Selasa (29/06/2021) untuk kunjungan resmi pertama oleh seorang menteri Israel, setelah kedua negara menormalkan hubungan pada bulan September.

Al-Ahed News melaporkan bahwa Lapid mendarat di bandara Abu Dhabi setelah sebelumnya mentweet foto dirinya dari dalam pesawat, dengan judul: “Lepas landas untuk kunjungan bersejarah ke UEA”.

BACA JUGA:

Para menteri “Israel” sebelumnya telah mengunjungi UEA, tetapi Lapid yang baru dilantik adalah tokoh “Israel” paling senior dan yang pertama melakukan perjalanan dalam misi resmi semacam ini.

Sejak kesepakatan normalisasi dengan UEA diumumkan pada Agustus 2020, entitas tersebut telah menandatangani serangkaian kesepakatan dengan UEA, mulai dari pariwisata hingga penerbangan dan layanan keuangan.

Menlu Israel Tiba di UEA dalam Kunjungan Resmi Pertama
Menlu Israel dan Petinggi UEA

Dalam kunjungannya, Lapid akan meresmikan kedutaan “Israel” di Abu Dhabi, serta konsulat jenderal entitas “Israel” di Dubai.

“Delegasi ‘Israel’ akan mendarat larut malam di Abu Dhabi, dan akan diterima oleh menteri urusan ekonomi di kementerian luar negeri,” kata kementerian luar negeri entitas itu dalam sebuah pernyataan.

Perjalanan itu dilakukan hampir setahun setelah kedua negara bergerak untuk menormalkan hubungan, dan setelah berbulan-bulan kunjungan yang direncanakan oleh pejabat “Israel” terhalang oleh masalah-masalah termasuk pandemi Covid dan pertengkaran diplomatik.

BACA JUGA:

Pada bulan Maret, kunjungan resmi yang direncanakan oleh mantan Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu dibatalkan karena “perselisihan” dengan Yordania mengenai penggunaan wilayah udaranya.

Sebelumnya lagi, Netanyahu yang kedudukannya sebagai perdana menteri digantikan oleh Naftali Bennett dalam pemerintahan koalisi yang dibentuk oleh Lapid, telah menunda kunjungan Februari ke UEA dan Bahrain karena pembatasan perjalanan akibat virus corona.

Perjanjian normalisasi antara entitas “Israel” dan UEA, serta Bahrain, Maroko dan Sudan, telah dikutuk oleh Palestina karena mereka melanggar kebijakan Liga Arab selama bertahun-tahun yang menyatakan bahwa tidak boleh ada hubungan dengan “Israel” sampai entitas itu melaksanakan “perdamaian” dengan Palestina. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.