Petinggi Hamas dan Hizbullah Bahas Perang Final Lawan Israel

Petinggi Hamas dan Hizbullah Bahas Perang Akhir Lawan Israel
Ismail Haniyeh dan Hassan Nasrullah

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Ismail Haniyeh, bertemu dengan Sekretaris Jenderal Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah pada hari Selasa (29/06). Menurut Al-Manar, kedua pemimpin itu membahas perkembangan terbaru terkait dengan perlawanan terhadap pendudukan Israel.

Pembicaraan itu juga membahas mengenai bagaimana mengembangkan kemenangan baru-baru ini dalam pertempuran Pedang Al-Quds dengan memanfaatkan semua kemampuan dalam upaya untuk mencapai kemenangan final dan menentukan melawan pendudukan.

BACA JUGA:

Kelompok perlawanan Palestina yang berbasis di Jalur Gaza yang diblokade Israel meluncurkan operasi pada 11 Mei, beberapa hari setelah rezim Israel menutup telinga terhadap ultimatum mereka sebelumnya dan terus menyerang rekan senegaranya serta tempat suci mereka di wilayah pendudukan.

Petinggi Hamas dan Hizbullah Bahas Perang Akhir Lawan Israel
Ismail Haniyeh dan Hassan Nasrullah

Lebih dari 4.000 roket ditembakkan ke wilayah pendudukan Israel selama operasi, menewaskan 11 warga Israel dan menyebabkan jutaan dolar kerusakan pada berbagai struktur dan fasilitas rezim pendudukan.

Roket-roket itu diluncurkan ke seluruh bentangan wilayah, mencapai sejauh Tel Aviv, kota suci al-Quds yang diduduki, dan bahkan kota-kota di utara seperti Haifa dan Nazareth, memaksa rezim untuk mati-matian menuntut gencatan senjata.

Faksi-faksi Palestina sejauh ini telah menangkis beberapa perang besar-besaran Israel, tetapi kemenangan baru-baru ini menandai yang paling menentukan yang pernah dicetak oleh mereka mengingat skala besar dan cara pencapaiannya.

BACA JUGA:

Haniyeh dan Nasrallah membahas cara memanfaatkan kemenangan melalui “memanfaatkan semua kemampuan dalam upaya untuk mencapai kemenangan final dan menentukan,” tambah pernyataan itu.

Kedua belah pihak juga menekankan pada kekuatan hubungan persaudaraan mereka, yang menurut mereka memiliki peran penting dalam konsistensi poros perlawanan regional.

Haniyeh beserta delegasinya sampai di Beirut pada hari Minggu. Pejabat Hamas tersebut sejauh ini telah bertemu bersama beberapa tokoh Lebanon terkenal lainnya.

Setelah bertemu dengan Presiden Michel Aoun, ia mengatakan keduanya telah berbicara tentang perkembangan politik dan lapangan yang menyangkut Palestina, dan hasil strategis dari Operasi Pedang al-Quds. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30605 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.