Aktivis Palestina “Muna Al-kurd” Sampaikan Pesan Kuat dalam Pidato Kelulusan

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Warga Palestina terkemuka Sheikh Jarrah dan juru kampanye Ave Sheikh Jarrah, Muna El-Kurd, menyampaikan pidato yang menyentuh saat wisuda kelulusannya dari Universitas Birzeit di Tepi Barat.

Berterima kasih kepada guru dan teman-temannya, dia juga memberikan pesan politik yang kuat kepada orang banyak yang mengenakan gaun hitam dan topi.

BACA JUGA:

Aktivis Palestina yang menjadi simbol perjuangan warga Yerusalem melawan kebijakan pembersihan etnis sistematis Israel, itu juga menyampaikan penderitaan warga Palestina di lingkungannya dan lingkungan sekitarnya.

“Insya Allah, penutupan ilegal yang diberlakukan di lingkungan Sheikh Jarrah akan berakhir, dan keputusan pemindahan paksa terhadap kami akan dicabut sehingga saya akan menyambut kalian di rumah saya,” kata El-Kurd.

Des 3, 2021
Muna Al-Kurd

“Saya membawa salam dari lingkungan Syekh Jarrah yang teguh, dan dari kastil Silwan yang teguh. Saya yakin kalian tahu tentang lingkungan itu, bukan hanya karena sedang dibicarakan di media dan berita, tetapi juga karena (mereka) mengingatkan kita pada Nakba [malapetaka] yang belum berakhir sejak 1948, dan terus terjadi di lingkungan Sheikh Jarrah, Silwan dan Lifta, dan di seluruh Yerusalem, di [desa] Beita, Lembah Yordan, di seberang Tepi Barat [yang diduduki] , pedalaman yang diduduki [Israel], Gaza dan di diaspora termasuk pemindahan paksa, pembongkaran rumah, pembersihan etnis, penangkapan dan pengasingan, dan daftarnya terus berlanjut,” lanjut Muna.

BACA JUGA:

Aktivis Palestina itu menambahkan bahwa untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, Palestina bersatu untuk melawan kebijakan Israel yang ingin mencabut keberadaan mereka dari seluruh Palestina, dan bahwa pesan mereka telah berhasil mencapai dunia.

“Saran saya kepada kalian adalah bahwa kita tidak boleh tinggal diam menghadapi ketidakadilan, kezaliman, penindasan kebebasan, dan penangkapan politik, serta selalu mendokumentasikan dan menyebarkan serangan-serangan,” tambahnya.

El-Kurd mengatakan alasannya mempelajari media adalah untuk memperjuangkan dan menyampaikan pada dunia apa yang terjadi di lingkungannya, dan di seluruh Palestina.

“Hari ini, kita akan menerima sertifikat kita, yang bukan hanya selembar kertas. Itu adalah senjata yang kita gunakan untuk mempertahankan rumah kita, tanah kita, dan pohon kita,” katanya.

“Setiap suara harus berbicara kebenaran di negara yang kita perjuangkan ini. Kesimpulannya, sudah saatnya Nakba tidak berlanjut,” ujarnya. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: