Maduro Ungkap AS Kembali Rencanakan Pembunuhannya

Venezuela, ARRAHMAHNEWS.COM Presiden Venezuela Nicolas Maduro menuduh CIA dan militer AS merencanakan untuk membunuhnya. Ia mempertanyakan apakah mitra AS-nya, Joe Biden, telah mendukung tindak kejahatan ini.

“Apakah Joe Biden mendukung perintah Donald Trump untuk menyeret Venezuela ke dalam perang saudara dan membunuh kita?” komentar presiden Venezuela dalam sebuah upacara militer pada hari Jumat (02/07). Pertanyaan yang ia keluarkan bertepatan dengan kunjungan yang dilakukan oleh Direktur CIA William Burns dan komandan Komando Selatan AS, Laksamana Craig Faller, ke Kolombia dan Brasil.

“Sumber-sumber kita di Kolombia meyakinkan kita bahwa para pejabat AS itu datang untuk mempersiapkan rencana yang menargetkan saya dan para pemimpin politik dan militer penting,” tambahnya sebagaimana dikutip Al-Mayadeen.

“Apakah Presiden Joe Biden mengizinkan rencana yang bertujuan untuk membunuh saya dan para pemimpin politik dan militer senior di Venezuela?” tambahnya.

BACA JUGA:

Pada 8 Desember 2020, Maduro mengungkapkan rencana pembunuhan yang menargetkannya selama pemilihan legislatif.

Maduro menunjukkan bahwa “Saya mengubah tempat pemungutan suara saya karena ada informasi tentang rencana untuk membunuh saya,” menambahkan bahwa “sumber intelijen Kolombia yang sangat andal memberi tahu saya bahwa pembunuhan itu direncanakan untuk disiarkan langsung.”

Pada 26 Juni-2019 upaya “kudeta” juga digagalkan, termasuk rencana untuk membunuh Presiden Nicolas Maduro dan mengangkat seorang jenderal menggantikannya.

Demikian pula, tiga tahun lalu, pada Agustus 2018, Maduro menuduh Amerika dan Kolombia berusaha memprovokasi kekerasan di Venezuela. Dalam pidatonya setelah upaya pembunuhan yang gagal yang menargetkannya, Maduro menuduh Kolombia berada di balik serangan menggunakan drone dan bahan peledak yang menargetkannya saat dia memberikan pidatonya di sebuah upacara militer. (ARN)

About Arrahmahnews 30608 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.