Habib Muannas, Gus Sahal Hingga Netizen Semprot UAS

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM – Sikap Abdul Somad yang marah karena keputusan Menteri Agama menutup masjid selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diberlakukan mendapat banyak kritikan dari berbagai pihak.

Salah satunya Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH), Muannas Alaidid (Habib Muannas) buka suara soal video Abdul Somad yang marah karena keputusan Menteri Agama menutup masjid selama PPKM Darurat.

Baca: 

“Protes juga ke saudi kenapa pintu ibadah haji ditutup karena alasan pandemi? semua negara tdk ada yg melarang ibadahnya tapi kerumunan,” kata Muannas melalui akun media sosialnya, (4/7/2021).

Lebih lanjut, habib Muannas menilai Abdul Somad memang hobi memprovokasi masyarakat awam menggunakan isu agama. “Hobi bener provokasi awam trus pakai isu agama.” katanya.

Gus Sahal juga mempertanyakan konsistensi Somad terhadap penolakan atas keputusan Menag tersebut. Jika Somad konsisten, maka ia juga akan marah-marah kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah menutup 782 masjid untuk cegah Covid-19.

“Kalo UAS konsisten, harusnya dia mara mara juga dong ama Saudi…,” kata Gus Sahal, Minggu 4 Juli 2021.

Selain itu, warganet juga ikut mengomentari pernyataan UAS yang dinilai memprovokasi massa untuk melawan peraturan pemerintah.

Salah satunya datang dari pemilik akun Hasanudin Abdurakhman. Lewat status Facebook-nya hari ini, ia menyebut Abdul Somad bicara tanpa ilmu, hingga menilainya bukan seorang ulama.

“Ulama bicara dengan ilmu. Somad ini tidak. Dia bukan ulama,” tulis warganet yang akrab disapa Kang Hasan itu.

Pernyataan Abdul Somad bahwa berkumpul di masjid tidak bahaya lantaran ibadah hanya selama 5 sampai 10 menit dinilai Kang Hasan menjadi salah satu fakta bahwa ia memang bicara tanpa ilmu.

“Kata Somad, tak apa pergi ke masjid, cuma beberapa menit. Dia mengabaikan fakta bahwa sudah ada sangat banyak kasus penularan di masjid.”

Baca: Ledakan Berturut-turut Guncang Pangkalan Militer Terbesar AS di Suriah

Terkait responsnya atas pembukaan mal, pasar, yang dinilai Somad tidak adil terhadap masjid, lagi-lagi jadi bukti bahwa dirinya memang bicara tanpa merujuk fakta yang ada.

“Kok mal dibuka? Dia ngomong tanpa fakta.”

Dalam aturan PPKM Darurat, jelas Kang Hasan, mal dan pusat perbelanjaan harus tutup. Restoran hanya boleh melayani pembelian untuk dibawa pulang saja.

“Yang boleh buka hanya toko untuk membeli bahan pokok.”

Sebelumnya, bereda video di media sosial, Ustaz Abdul Somad menggebu-gebu menyampaikan kritikan keras hingga menilai kegiatan di masjid tidak terlalu berbahaya. (ARN)

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.