Yaman Tolak Klaim Barat Tentang Pengiriman Drone Iran

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Duta Besar Yaman untuk Iran, Ibrahim Mohammad al-Dulaimi menolak klaim negara-negara Barat bahwa drone tempurnya berasal dari Iran, dan mengingatkan bahwa negaranya berada di bawah pengepungan penuh.

“Terlepas dari kejahatan Saudi, negara-negara barat selalu bermanuver dalam masalah drone Yaman dan mengklaim bahwa drone-drone itu disediakan oleh Iran. Seakan mereka lupa bahwa Yaman sepenuhnya di bawah pengepunag koalisi,” kata al-Dulaimi dalam sebuah wawancara yang dikutip FNA pada hari Senin.

Baca: 

Unit pertahanan udara Yaman dan pejuang sekutu dari Komite Populer telah berulang kali menggunakan drone Sammad-3 dan Qasef-2k untuk menargetkan situs-situs militer dan vital di Arab Saudi, sebagai tanggapan atas agresi brutal Saudi.

Sebelumnya, Brigadir Jenderal Yahya Saree juga mengumumkan kematian sejumlah perwira Saudi, dan melukai lebih dari 60 tentara bayaran koalisi Saudi, dalam operasi drone yang menargetkan pangkalan militer koalisi Arab Saudi di daerah perbatasan Al-Wadiah, dengan puluhan drone Qasef-2K.

Koalisi pimpinan Arab Saudi telah memberlakukan blokade sejak hari pertama perang hingga saat ini, yang bertujuan untuk menekan bangsa Yaman agar bertekuk lutut di hadapan koalisi. Namun, 7 tahun perang Arab Saudi dan sekutunya gagal mengalahkan bangsa Yaman. (ARN)

About Arrahmahnews 30648 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.