Intelijen Saudi Berada Dibalik Sabotase Menara Listrik di Irak

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM – “Brigade Hizbollah Irak” mengumumkan bahwa mereka telah mengkonfirmasi “dengan bukti yang meyakinkan bahwa intelijen Saudi berada di balik sabotase menara listrik di Irak,” dan menegaskan bahwa penyelidikan pemerintah “akan tunduk pada pengaruh yang signifikan agar tidak mengungkap pelaku yang sebenar dalam menyabotase menara listrik.”

Brigade “Hizbullah – Irak” dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa “Arab Saudi melakukan operasi sabotase menara listrik untuk menciptakan kekacauan dan mendorong kebangkitan ISIS di negara itu,” serta menuduh Riyadh berusaha memasuki garis krisis “sebagai penyelamat untuk memulihkan citra kriminalnya terhadap Irak,” Farsnews melaporkan.

Baca: 

Pada hari Minggu, pasukan dari “Brigade ke-25” dari Unit Mobilisasi Populer menggagalkan upaya ISIS untuk meledakkan menara transmisi tenaga listrik di provinsi Niniwe Selatan.

Selama operasi keamanan, Pasukan Mobilisasi Populer menemukan 3 alat peledak rakitan, yang dimaksudkan untuk meledakkan menara transmisi tenaga listrik, di selatan provinsi Niniwe.

Sebelumnya, Kementerian Listrik Irak mengatakan bahwa serangan teroris menargetkan stasiun termal Salahuddin di Samarra pada akhir Juni lalu. Serangan itu dilakukan dengan dua alat peledak, dan menyebabkan kerusakan material besar-besaran di beberapa bagian kota.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, yang menargetkan sebuah menara dan daerah aliran listrik utama di Baquba dan Baghdad. (ARN)

About Arrahmahnews 30605 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.