Pengadilan Yaman Jatuhkan Hukuman Mati untuk 5 Mata-mata Inggris

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Sebuah pengadilan lokal di ibukota Yaman telah menjatuhkan hukuman mati kepada lima orang yang dinyatakan bersalah karena menjadi mata-mata untuk dinas intelijen Inggris MI6, serta melakukan tindakan sabotase di negara Arab yang dilanda perang itu.

Menurut kantor berita Yaman Saba, kelima terdakwa itu dijatuhi hukuman mati oleh hakim tingkat tinggi yang dipimpin oleh Hakim Mohammad Mofleh pada hari Selasa (06/07), setelah persidangan yang berlangsung beberapa bulan.

Kelima terpidana tersebut adalah Arafat Qasim Abdullah Al-Hashidi, Ali Mohammad Abdullah Al-Jamani, Ali al-Khwarijah, Salim Abdullah Yahya Habish dan pemimpin jaringan spionase itu, Aman Mujahid.

Des 3, 2021

Terdakwa lain dalam kasus ini adalah Mohammad Sharaf Ghaed Harish. Ia dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan diminta untuk tidak mengganggu keamanan.

BACA JUGA:

Keenam terdakwa tersebut pada bulan Februari dinyatakan bersalah melakukan spionase untuk agen mata-mata Inggris dengan merekrut dan melatih orang-orang di sejumlah provinsi Yaman, termasuk Sana’a, Imran, Saada, al-Jawf, Ma’rib, al-Mahrah dan Hadhramaut. .

Pengadilan mengatakan bahwa agen mata-mata Inggris melakukan tindakan spionase dan sabotase di tanah Yaman melalui orang-orang ini, melengkapi mereka dengan perangkat komunikasi canggih untuk memata-matai.

Departemen keamanan dan intelijen pemerintah Yaman juga mengeluarkan pernyataan pada bulan Februari, mengungkapkan kegiatan jaringan mata-mata ini, yang anggotanya dikatakan awalnya direkrut oleh petugas intelijen AS dan kemudian dipindahkan ke rekan-rekan Inggris mereka untuk melakukan kegiatan destabilisasi di Yaman. (ARN)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: