Mantan Menteri Israel Terdampar di Perbatasan Iran-Azebaijan saat Kunjungan Rahasia

Azerbaijan, ARRAHMAHNEWS.COM – Situs web “Jewish Press” melaporkan pada Hari Jum’at (09/07) bahwa mantan Menteri Komunikasi Israel, Ayoub Kara, terdampar selama beberapa jam setelah mobilnya mogok, di perbatasan antara Iran dan Azerbaijan, selama kunjungan rahasianya ke Azerbaijan.

Menurut situs web tersebut, Menteri Israel itu diselamatkan oleh pejabat pemerintah dan militer Azerbaijan.

Menurut situs web “Jewish Press”, mantan Menteri Israel itu “sedang mengunjungi perbatasan yang memisahkan Azerbaijan dari Iran minggu ini, dan mobilnya mogok di jalan yang tidak beraspal, di daerah yang diketahui dipenuhi ribuan ranjau darat yang ditinggalkan oleh militer Armenia.”

BACA JUGA:

Kara lebih lanjut menambahkan bahwa “Jalan dari “Israel” ke Beirut sangat mirip dengan Karabakh. Secara formal tidak dapat diakses oleh rata-rata pengemudi, tetapi tidak ada pilihan lain selain menggunakannya. Saya merasa seperti sedang di zona perang di daerah-daerah ini. Di Karabakh, mereka tidak punya apa-apa lagi. Jalan harus diaspal terlebih dahulu. Anda tidak bisa membawa warga sipil sebelum Anda menyelesaikan jalan.”

Situs web tersebut menambahkan bahwa “misi Mantan Menteri Komunikasi selama kunjungannya ke Azerbaijan belum jelas”, mengklaim bahwa Kara menyatakan keinginannya untuk “membantu Azerbaijan membangun kembali daerah ini sehingga para pengungsi dari Azerbaijan dapat kembali ke desa dan kota mereka. ”

BACA JUGA:

Menurut laporan Al-Mayadeen yang mengutip situs tersebut, sang Menteri Israel menyarankan pemerintah Azerbaijan untuk membangun “Kibbutzim” atau “Pemukiman” di daerah ini.

Ia mengajarkan metode yang mirip dengan cara “Israel” dibangun. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa “Kita harus mengirim perusahaan Israel untuk membantu membersihkan dari ranjau darat,” dan “kami dapat menawarkan kepada Azerbaijan teknologi yang tepat” untuk membangun kembali daerah itu. (ARN)

About Arrahmahnews 30643 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.