Headline News

Tahanan Palestina Dibebaskan dari Penjara Israel setelah 65 Hari Mogok Makan

Tahanan Palestina Dibebaskan dari Penjara Israel setelah 65 Hari Mogok Makan

Seorang tahanan Palestina akhirnya dibebaskan dari tahanan Israel dan dipindahkan ke rumah sakit setelah 65 hari menjalankan aksi mogok makan

Palestina, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang tahanan Palestina akhirnya dibebaskan dari tahanan Israel dan dipindahkan ke rumah sakit setelah 65 hari menjalankan aksi mogok makan untuk memprotes apa yang disebut penahanan administrative. Tahanan administratif memungkinkan seseorang ditahan tanpa tuduhan atau pengadilan.

Amjad al-Najjar, juru bicara Klub Tahanan Palestina, mengatakan bahwa Ghadanfar Abu Atwan yang berusia 28 tahun, yang digambarkan sudah berada dalam kondisi “hampir sekarat”, dipindahkan ke rumah sakit di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki setelah dibebaskan pada Hari Kamis.

BACA JUGA:

Pengacara Jawad Boulos sebelumnya pada hari itu mengatakan bahwa kondisi kliennya telah memburuk dalam beberapa hari terakhir, meminta agar Abu Atwan dipindahkan dari Rumah Sakit Kaplan Israel ke fasilitas Palestina, mengingat kondisinya yang mengancam jiwa.

Abu Atwan, pria Palestina berusia 28 tahun itu ditangkap Oktober lalu dan ditempatkan di bawah penahanan administratif selama enam bulan. Menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa, penahanan itu diperpanjang untuk enam bulan tambahan.

Sebagai protes, Abu Atwan memulai mogok makan terbuka pada tanggal 5 Mei di penjara Ramon, dimana ia ditempatkan di sel isolasi selama dua minggu.

Ia kemudian menjadi sasaran serangan fisik, pemukulan, dan luka-luka tanpa memperhatikan kondisi medisnya yang buruk.

Kondisi medisnya memburuk dengan cepat sejak saat itu, dan membutuhkan intervensi medis segera. Pada tanggal 4 Juli, ia mulai menolak untuk minum air setelah pengadilan militer Israel menolak permohonan untuk mengakhiri penahanan administratifnya yang sewenang-wenang.

BACA JUGA:

Catatan medis tertanggal 7 Juli menggambarkan Abu Atwan sebagai “sangat lemah, hampir tidak dapat berbicara” dan tidak dapat menggerakkan anggota tubuh bagian bawahnya.

Abu Atwan telah menghabiskan hampir tujuh tahun hidupnya sejak usia 19 tahun di tahanan Israel, telah ditangkap dan dipenjarakan oleh Israel sebanyak empat kali. Tiga dari empat penahanannya, termasuk hukuman penjara terakhir, adalah hukuman penahanan administratif dan hampir lima tahun penjara. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.013.462 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 6.057 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: