Perbatasan Afghanistan-China Jatuh ke Tangan Taliban

Perbatasan Afghanistan-China Jatuh ke Tangan Taliban
Perbatasan Afghanistan-China

Afghanistan, ARRAHMAHNEWS.COM Laporan terbaru tentang Afghanistan dalam 24 jam terakhir ini menunjukkan bahwa Australia mengakhiri kehadirannya selama 20 tahun di Afghanistan, diplomat India dievakuasi dari Kandahar, akhirnya perbatasan negara itu dengan China jatuh ke tangan Taliban.

Menurut otoritas Afghanistan di provinsi Badakhshan, perbatasan bersama dengan China di Provinsi Badakhshan telah jatuh ke tangan Taliban.

BACA JUGA:

Laporan MNA menyebut bahwa Abdullah Naji Nazari mengatakan kepada media lokal Afghanistan pada hari Minggu bahwa Taliban telah mencapai perbatasan dengan provinsi Xinjiang China ditengah kemenangan demi kemenangan mereka.

Ia menambahkan bahwa kota itu telah jatuh ke tangan Taliban tanpa bentrokan dan pasukan keamanan pemerintah Kabul telah mundur ke Tajikistan.

Perbatasan Afghanistan-China

Sementara itu, setelah serangan Taliban semakin dekat ke pinggiran kota Kandahar, sekitar 50 diplomat dan personel keamanan India dievakuasi dengan pesawat Angkatan Udara India dari konsulat India yang berbasis di kota itu, sebuah laporan oleh Khaama Press yang dikutip MNA mengatakan hal ini pada hari Minggu (11/07).

Konsulat sekarang ditutup sementara dan semua diplomat, personel keamanan dan staf telah diterbangkan ke New Delhi.

BACA JUGA:

Penutupan itu dilakukan hanya lima hari setelah kedutaan India yang berbasis di Kabul dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menutup kedutaan atau konsulat di kota Mazar-e-sharif utara atau Kandahar selatan.

Mereka mengatakan akan memantau keamanan di kota-kota dan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan pejabat India.

Sementara itu, Khaama mengutip Kementerian Pertahanan Australia yang membenarkan bahwa prajuritnya telah meninggalkan Afghanistan dalam beberapa pekan terakhir,yang secara resmi mengakhiri kehadiran militernya di negara yang dilanda perang itu. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30608 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.