Inilah Kebijakan Biadab Terbaru PM Israel di Palestina

Inilah Kebijakan Biadab Terbaru PM Israel di Palestina
Pemukiman baru Israel

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Perdana Menteri (PM) baru Israel Naftali Bennett telah menyetujui pembangunan lebih dari 3.400 unit pemukiman baru di Tepi Barat yang diduduki sebagai bagian dari kebijakan entitas itu untuk memperluas pemukiman ilegal di wilayah Palestina.

Bennett memberi lampu hijau untuk proyek tersebut pada hari Rabu, yang melibatkan pembangunan 3.412 unit apartemen di area yang belum dibangun di pemukiman Tepi Barat Ma’aleh Adumim, yang dikenal sebagai E1, seperti dilansir PressTV.

BACA JUGA:

Rencana pembangunan ini telah banyak dikritik oleh otoritas Palestina karena memotong akses tanah antara wilayah yang dihuni warga Palestina di Tepi Barat, dan membuat negara Palestina bersatu di masa depan tidak dapat dipertahankan.

Inilah Kebijakan Biadab Terbaru PM Israel di Palestina
Pemukiman baru Israel

Sebelumnya mantan perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mencoba untuk memajukan proyek E1 tetapi dihentikan di bawah tekanan dari komunitas internasional, dan kelompok-kelompok hak asasi manusia.

Proyek E1 pertama kali diusulkan di bawah mantan perdana menteri Israel, Yitzhak Rabin, tetapi kemudian sebagian besar dibekukan selama tiga dekade terakhir.

BACA JUGA:

Ketika Netanyahu, berkuasa, ia mengizinkan proyek tersebut untuk dilaksanakan pada Februari 2020, sebuah langkah, yang menimbulkan kecaman dan protes dari LSM sayap kiri Peace Now dan Ir Amim.

Sementara itu, ketegangan terus meningkat selama beberapa minggu terakhir antara pasukan Israel dan warga Palestina atas pembongkaran rumah-rumah Palestina dan penggusuran keluarga mereka di Tepi Barat dan Yerusalem Timur al-Quds.

Rezim Israel pada hari Rabu menghancurkan 11 unit perumahan Palestina di komunitas Badui al-Qabbun di Tepi Barat. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30606 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.