Netizen ‘Semprot’ Satpol PP Gowa Mardani: Alim di Medsos Tapi Tampar Ibu Hamil

Netizen 'Semprot' Satpol PP Gowa Mardani: Alim di Medsos Tapi Tampar Ibu Hamil
Foto Mardani Hamdan

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Video viral pemukulan oleh oknum Satpol PP kepada seorang ibu hamil menggegerkan publik serta masyarakat di Gowa, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, sang oknum Satpol PP yang juga menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP Giwa yang diketahui bernama Mardani Hamdan dikenal sebagai sosok yang agamis dan alim.

Kaga jaminnn banyakk orang bertameng tampang sholeh tp main tangan, diluar aja berani mukul gmn didalam keluarganya ngeriii ngerii

BACA JUGA:

Dalam penelusuran di laman Facebook, Mardani kerap melakukan berbagai kegiatan yang agamis dan terlihat sebagai sosok yang alim seperti mengunggah banyak foto di masjid dan tempat ibadah berbagai daerah.

Tak sedikit pula ada komentar-komentar bernada menyejukkan yang dilontarkan Mardani dan sejumlah teman Facebooknya.

Namun, sejak viralnya kasus pemukulan yang dilakukan olehnya terhadap ibu hamil saat razia PPKM Darurat, warganet langsung menghujaninya dengan hujatan dan caci-maki.

“Hehehe solehnya di media sosial, tapi pukul ibu hamil ya pak. Nggak inget anak sama istri”, komentar netizen.

BACA JUGA:

“Kaga jaminnn banyakk orang bertameng tampang sholeh tp main tangan, diluar aja berani mukul gmn didalam keluarganya ngeriii ngeriii“, sambung yang lain.

Pasutri tersebut melaporkan oknum Satpol PP Gowa bernama Mardani ke Polres Gowa.

Di medsos, viral surat laporan dengan nomor LP/B/776/VII/2021/SPKT/POLRES GOWA/POLDA SULSEL tertanggal 14 Juli 2021.

Bupati Gowa, Adnan Puchrita Ichsan juga menegaskan bahwa ia akan menindak tegas Satpol PP tersebut secara hukum.

“Saya tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan, apalagi itu dilakukan oleh perangkat pemerintahan. Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindaklanjuti”, ujar Adnan dalam keterangan melalui akun Instagram miliknya.

“Bagaimanapun, karena ini sudah masuk ranah hukum, kita serahkan sepenuhnya penanganannya ke kepolisian. Tapi jangan artikan tegas itu untuk bertindak kasar. Di masa sulit seperti ini, semua mesti menahan diri dan bekerjasama. Terima kasih,” pungkasnya. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30647 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.