Pukul Ibu Hamil, Netizen Serbu Akun Medsos dan No. Hp Satpol PP Mardani

Pukul Ibu Hamil, Netizen Serbu Akun Medsos dan No. Hp Satpol PP Mardani
Oknum Satpol PP Mardani

Jakarta, ARRAHMAHNEWS.COM Gara-gara pemukulan oleh oknum Satpol PP Gowa, Sulawesi Selatan kepada ibu yang sedang hamil 9 bulan, nomor HP hingga Facebook Mardani Hamdan diserbu netizen.

Identitas anggota Satpol PP yang hajar pasutri pemilik warung kopi terungkap. Namanya Mardani Hamdan menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP Gowa.

BACA JUGA:

Dalam video yang beredar, oknum Satpol PP tampak memasuki sebuah kafe saat. tugas untuk penertiban PPKM Darurat diatas jam 7 malam. Terlihat petugas mendatangi warkop yang bernama Ivan Riyan dan akhirnya keributan terjadi.

Pukul Ibu Hamil, Netizen Serbu Akun Medsos dan No. Hp Satpol PP Mardani
Oknum Satpol PP Mardani

Sejumlah video beredar, mualai dari CCTV, rekaman pemilik warung hingga live facebook oleh Ivan Van Houten yang kala itu tengah berlangsung.

 

Hal yang menjadi sorotan adalah aksi pemukulan terhadap seorang ibu hamil dan membuat netizen geram.

Aksi Satpol PP ini pun sukses membuat netizen marah. Hingga saat ini kata “Satpol PP” berada di trending topik Twitter Indonesia sejak 15 Juli 2021 pagi.

BACA JUGA:

Netizen mengecam perbuatan arogan para oknum petugas yang memukul ibu hamil. Bukan hanya itu, seorang petugas bernama Mardani Hamdan pun menjadi bulan-bulanan netizen.

Mardani Hamdan disebut-sebut sebagai petugas Satpol PP pemukul pemilik warung yang tengah hamil 9 bulan tersebut. Alhasil, akun Facebook pribadinya diserang netzien.

Puluhan ribu komentar terlihat masuk dalam unggahan-unggahan di akun Facebook Mardani Hamdan.

Gak hanya itu, netizen juga menemukan data diri berupa nomor HP dari Mardani Hamdan di laman Facebooknya.

Nampaknya, kemarahan netizen tak lagi bisa terbendung. Dalam sekejap, kontak nomor HP Mardani Hamdan berubah menjadi ratusan hujatan atas aksi pemukulan tersebut. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.