Kendaraan Konvoi Militer AS Sarat dengan Minyak Curian Suriah

Suriah, ARRAHMAHNEWS.COM – Kendaraan militer AS, termasuk truk tanker yang sarat dengan minyak curian, meninggalkan pangkalan Khrab al-Jir di provinsi timur laut Hasakah, menuju ke Irak selama 24 jam terakhir.

Kantor berita resmi Suriah SANA, mengutip sumber-sumber lokal di desa Suwaydiyah, distrik al-Ya’rubiyah, melaporkan bahwa dua konvoi yang terdiri 70 kendaraan menuju ke Irak setelah melewati perbatasan al-Waleed.

Baca: 

Sumber itu juga menambahkan bahwa “konvoi 44 kendaraan, termasuk tanker minyak curian, lemari es, dan sejumlah kendaraan lapis baja” berangkat ke utara Irak.

Pasukan AS juga dilaporkan membawa 26 kendaraan dari daerah yang sama pada hari Kamis.

Militer AS telah menempatkan pasukan dan peralatan di timur laut Suriah. Pentagon mengklaim bahwa pengerahan itu bertujuan untuk mencegah ladang minyak di daerah itu agar tidak jatuh ke tangan teroris Takfiri. Damaskus mengatakan pengerahan itu dimaksudkan untuk menjarah sumber daya alam Suriah.

Mantan Presiden AS Donald Trump mengakui pada lebih dari satu kesempatan bahwa pasukan Amerika berada di Suriah untuk minyak.

Setelah gagal menggulingkan pemerintah Suriah melalui proxy dan keterlibatan langsung dalam konflik, pemerintah AS meningkatkan perang ekonominya di negara Arab.

Juni lalu, AS memberlakukan Caesar Act yang memberlakukan sanksi terberat yang pernah ada di Suriah dengan dugaan tujuan mencekik sumber pendapatan bagi pemerintah.

Sanksi telah melumpuhkan ekonomi negara yang dilanda perang dengan melarang perusahaan asing berdagang dengan Damaskus.

Suriah mengatakan tujuan sebenarnya dari tindakan tersebut adalah untuk menargetkan warga Suriah dan mata pencaharian mereka.

Para pejabat juga mengatakan peningkatan penyelundupan sumber daya alam strategis Suriah adalah taktik tidak manusiawi yang menggunakan kebutuhan dasar rakyat sebagai alat untuk menekan pemerintah.

Baca: FSB Gagalkan Serangan Teroris di Ibukota Rusia, Moskow

Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal al-Mekdad mengatakan pada bulan Mei bahwa Amerika Serikat terlibat dalam penjarahan luas sumber daya alam Suriah, dan memperkuat teroris untuk menguasai negara Arab.

“AS merusak sumber daya kami dan mendukung kelompok teroris [di dalam Suriah] dengan membawa senjata,” kata Mekdad kepada al-Mayadeen Lebanon. (ARN)

About Arrahmahnews 30604 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.