Pengunduran Diri Sa’ad Hariri Siasat Barat Hancurkan Hizbullah

Pengunduran Diri Sa'ad Hariri Siasat Barat Hancurkan Hizbullah
Saad Hariri

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Bukti menunjukkan bahwa pengunduran diri Saad Hariri sudah direncanakan sebelumnya untuk masuk pemilihan parlemen.

Perdana menteri yang ditunjuk Libanon, Saad Hariri, mengundurkan diri pada Kamis lalu, mengatakan ia tidak dapat membentuk pemerintahan, sembilan bulan setelah menerima tantangan. Ia menyalahkan kegagalannya pada Presiden Lebanon, Michel Aoun.

BACA JUGA:

Sementara Aoun menuduh Hariri sudah memutuskan untuk mundur sebelum bertemu dengan dirinya. “Hariri menolak amandemen apa pun yang terkait dengan perubahan kementerian, distribusi sektarian mereka, dan nama-nama yang terkait dengannya,” kata kantor presiden dalam sebuah pernyataan.

Pengunduran Diri Sa'ad Hariri Siasat Barat Hancurkan Hizbullah
Saad Hariri

Hariri mengundurkan diri dari pembentukan pemerintahan setelah sembilan bulan penundaan. Donor internasional bersikeras Lebanon harus terlebih dahulu membentuk pemerintahan baru sebagai syarat kucuran dana bantuan. Perkembangan itu memupus harapan penduduk yang semakin kewalahan menghadapi inflasi, kelangkaan obat-obatan dan meroketnya harga bahan bakar.

Hariri akhirnya memutuskan untuk mencalonkan diri dalam pemilihan parlemen. Pada hari Kamis, ia meluncurkan kampanye pemilihan melawan Hizbullah, dengan dukungan Amerika dan Prancis. Washington dan Paris telah menyerukan pembentukan mayoritas parlementer melawan Hizbullah.

Sebelumnya pada Oktober 2020, Hariri bersumpah untuk segera membentuk pemerintahan yang terdiri dari para ahli non-partisan untuk mencegah negara itu runtuh, tetapi dalam beberapa bulan setelah pengangkatannya, pemerintahan tak juga terbentuk dan kehidupan masyarakat umum Lebanon justru hancur.

BACA JUGA:

Menurut Mehr News, pengunduran dirinya dari pembentukan kabinet Lebanon yang baru, sebenarnya sudah dapat diprediksi sejak bulan-bulan pertama pengangkatannya.

Faktanya, Hariri dan keluarganya selalu berperan sebagai provokator yang menyebabkan tekanan terhadap Perlawanan dan rakyat Lebanon.

Ia tidak memiliki kekuatan dan karisma ayahnya, dan satu-satunya alasan ia bertahan dalam politik Lebanon adalah karena dirinya adaah alat yang berguna untuk Arab Saudi, Prancis, dan Barat untuk mengubah keseimbangan demi oposisi.

Segera demonstrasi dan bentrokan di Lebanon dimulai tak lama setelah pengunduran dirinya. Tujuan dari kerusuhan tersebut adalah untuk melemahkan Perlawanan dan untuk menciptakan kekacauan di negara yang sudah cukup menderita dari keruntuhan ekonomi itu.

Siasat pengunduran diri ini pasti direncanakan oleh Arab Saudi dan Barat yang ingin memenuhi tujuan mereka melalui Hariri. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30598 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.