Tak Bisa Tembus Sistem Pertahanan Rusia-China, AS Kembangkan Rudal Baru

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM Amerika Serikat sedang mengembangkan rudal jelajah baru untuk menembus sistem pertahanan udara Rusia, tulis media Barat yang dikutip Sputnik Arabic.

Pengembangan itu diberi nama Long Range Standoff Weapon System (LRSO) diasumsikan bahwa senjata itu akan meningkatkan daya serang triad nuklir Amerika dan menembus pertahanan Rusia dan China.

BACA JUGA:

Departemen Pertahanan AS berencana untuk menyelesaikan kontrak pertama untuk rudal tersebut pada tahun 2015, tetapi rencana itu digagalkan oleh penentang proyek di Kongres AS.

LRSO harus menggantikan rudal jelajah AGM-86B yang sudah tua di unit aktif, tulis Andrei Coates di situs RIA Novosti.

Des 3, 2021
Rudal Siluman AS

Pentagon percaya bahwa senjata baru harus berhasil mengatasi sistem pertahanan peluru kendali. Teknologi siluman secara aktif diperkenalkan ke dalam rudal baru berhulu ledak nuklir W80 yang akan digunakan sebagai elemen serangan.

BACA JUGA:

Pembom strategis B-52H Stratofortress akan berfungsi sebagai pesawat induk, setelah itu mereka akan digantikan oleh pembawa rudal B-21 Raider. Pentagon berencana mengirimkan 145 pesawat ini ke Angkatan Udara AS.

Namun, peningkatan biaya dapat menyebabkan penurunan jumlah B-21. Penulis artikel mencatat kasus serupa dengan B-2 Spirit. Ini dianggap sebagai pesawat paling mahal dalam sejarah industri pesawat terbang. (ARN)

Sumber: Arabic.SputnikNews

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: