Sekutu Trump Ditangkap atas Dakwaan Bekerja untuk UEA

Amerika Serikat, ARRAHAHNEWS.COM Seorang sekutu mantan Presiden AS Donald Trump telah ditangkap dengan tuduhan bekerja untuk Uni Emirat Arab. Thomas Barrack didakwa pada hari Selasa (20/07) dengan beberapa tuduhan kriminal. Diantaranya dugaan bekerja sebagai pelobi asing rahasia atas nama UEA.

“Para terdakwa berulang kali memanfaatkan persahabatan Barrack dan akses ke kandidat yang akhirnya terpilih sebagai Presiden, pejabat tinggi kampanye dan pemerintah, dan media Amerika untuk memajukan tujuan kebijakan pemerintah asing tanpa mengungkapkan kesetiaan mereka yang sebenarnya,” ujar Mark Lesko, penjabat kepala divisi keamanan nasional Departemen Kehakiman, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Press TV.

Sejauh ini banyak sekutu mantan presiden AS itu telah ditangkap atau didakwa dan dalam beberapa kasus dihukum karena berbagai kejahatan.

BACA JUGA:

“Perilaku yang dituduhkan dalam dakwaan tidak lain adalah pengkhianatan terhadap para pejabat di Amerika Serikat, termasuk mantan Presiden,” kata Lesko. “Melalui dakwaan ini, kami menempatkan semua orang, terlepas dari kekayaan atau kekuatan politik mereka, pada peringatan bahwa Departemen Kehakiman akan melarang pengaruh asing yang tidak diungkapkan semacam ini.”

Trump sendiri menghadapi beberapa tuntutan hukum, sebagian karena penggelapan pajak. Matthew Grimes dari Aspen, Colorado, dan Rashid Sultan Rashid Al Malik Alshahhi juga didakwa bersama Barrack, yang merupakan ketua Komite Pelantikan Trump.

Thomas Joseph Barrack, 74, dari Santa Monica, California, didakwa dalam tujuh dakwaan di pengadilan federal Brooklyn. (ARN)

About Arrahmahnews 30634 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.