Amerika

Biden Perpanjang ‘Darurat Nasional’ untuk Lebanon

Biden Perpanjang 'Darurat Nasional' untuk Lebanon

Presiden AS Joe Biden mengklaim bahwa kegiatan Hizbullah ‘merusak’ kedaulatan Lebanon, dalam sebuah hasutan terhadap gerakan Perlawanan Lebanon.

Washington, ARRAHMAHNEWS.COM –  Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengklaim kegiatan Hizbullah ‘Merusak’ kedaulatan Lebanon, dalam sebuah hasutan terhadap gerakan Perlawanan Lebanon.

Dalam sebuah surat kepada Kongres pada hari Selasa, presiden AS memperpanjang ‘keadaan darurat nasional’ di Beirut, Al-Manar melaporkan.

BACA JUGA:

“Kegiatan tertentu yang sedang berlangsung, seperti transfer senjata Iran yang berkelanjutan ke Hizbullah – yang mencakup sistem senjata yang semakin canggih – berfungsi untuk melemahkan kedaulatan Lebanon, berkontribusi pada ketidakstabilan politik dan ekonomi di kawasan itu,” bunyi surat itu.

Kegiatan Hizbullah “merupakan ancaman yang tidak biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat,” tambah Biden dalam suratnya.

“Untuk alasan ini, saya telah memutuskan bahwa perlu untuk melanjutkan keadaan darurat nasional yang dinyatakan dalam Perintah Eksekutif 13441 sehubungan dengan Lebanon,” katanya seperti dikutip.

AS pertama kali mendeklarasikan “keadaan darurat nasional untuk Lebanon” selama pemerintahan George Bush pada tahun 2007.

Selama empat belas tahun berturut-turut, darurat nasional untuk Lebanon akan diperpanjang selama 365 hari lagi. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Arrahmahnews Media Terpercaya

Statistik Blog

  • 56.013.825 hit

Berlangganan ke Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabung dengan 6.056 pelanggan lain

Copyright © 2021 Arrahmahnews All Rights Reserved

To Top
%d blogger menyukai ini: