MbS Ganti Pengawal Kerajaan dengan Tentara Bayaran

MbS Ganti Pengawal Kerajaan dengan Tentara Bayaran
Mohammed bin Salman

Arab Saudi, ARRAHMAHNEWS.COM – Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman (MbS) mengganti pengawal kerajaan dengan pasukan asing, yang menunjukkan penurunan tingkat kepercayaan pada rekan senegaranya, kata sumber Saudi.

Sumber Saudi mengatakan bahwa Bin Salman telah mengisi Royal Guard dengan pasukan asing.

BACA JUGA:

Saeed al-Qamedi, pengkritik terkenal kerajaan Saudi, menulis di halaman Twitter-nya bahwa Pengawal kerajaan menyaksikan pembersihan besar-besaran, banyak di antara pasukan pengawal telah dipensiunkan atau dipindahkan ke kementerian pertahanan, penjaga nasional dan kementerian dalam negeri.

MbS Ganti Pengawal Kerajaan dengan Tentara Bayaran
Mohammed bin Salman

Menurutnya, ada empat isu yang berperan dalam pemecatan atau pemindahan para pengawal kerajaan adalah ketidakpercayaan pada pemerintah tentang pembunuhan Abdul Aziz Al-Faghm (mantan komandan pengawal kerajaan yang dibunuh secara mencurigakan pada September 2019), religiusitas, hubungan dengan pangeran lain, dan bepergian ke negara tertentu.

“Bin Salman tidak lagi mempercayai rekan senegaranya, khususnya suku-suku Selatan. Karena itu, ia telah menggantikan mereka dengan tentara bayaran asing dan perusahaan keamanan global,” kata al-Qamedi, dan menambahkan bahwa dalam satu kasus, 150 pengawal dipindahkan ke kementerian pertahanan.

Pengawal Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud ditembak mati oleh seorang teman di kota pesisir Jeddah menyusul pertengkaran pada September 2019.

BACA JUGA:

Pengawal Kerajaan Mayor Jenderal Abdul-Aziz Al-Faghm adalah sosok yang akrab di kerajaan dan sering terlihat bersama Raja Salman di rumah dan dalam perjalanan resmi ke luar negeri.

Al-Faghm sedang mengunjungi seorang teman di distrik kota Shate’ ketika dia berselisih dengan temannya Mamdouh bin Meshaal bin Ali.

Media pemerintah tidak memberikan perincian mengenai sifat argumen tersebut tetapi melaporkan bahwa Bin Ali meninggalkan rumah dan “kembali dengan pistol dan menembak Jenderal Abdel-Aziz Al-Faghm,” menurut polisi.

Pengawal itu tewas dan dua orang lainnya, termasuk pemilik rumah, terluka. (ARN)

Sumber: FNA

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 30645 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.