Mantan dr. White House: Biden Harus Mundur Karena Kesehatan

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM – Mantan dokter Gedung Putih pada era Obama dan Trump, serta anggota DPR saat ini, Ronnie Jackson, membenarkan bahwa Presiden AS Joe Biden tidak akan menyelesaikan masa jabatan pertamanya karena kesehatannya yang menurun.

Anggota Kongres untuk negara bagian Texas pada hari Jumat, mengatakan bahwa kinerja Biden dalam konferensi pers resmi pertamanya “harus menjadi perhatian setiap orang Amerika yang ingin tahu apakah presiden mereka sehat atau tidak mampu memegang jabatan,” FNA mengutip laporan Fox News.

Baca: 

Berbekal reporter yang ramah dan jawaban yang tampaknya siap, Presiden Amerika Serikat nyaris tidak berhasil melewati konferensi pers pertamanya, Jackson menjelaskan.

“Jika Presiden Biden tidak dapat menangani pertanyaan wartawan di Gedung Putih, sulit untuk memikirkan bagaimana ia mewakili rakyat Amerika ketika berbicara dengan para pemimpin asing,” tambahnya.

“Biden, yang terlihat tersandung menuruni tangga sebelum naik Air Force One dan mengalami kesulitan berbicara dengan jelas, akan dipaksa keluar dari jabatannya ketika Kabinet menyerukan Amandemen ke-25, atau dia mengundurkan diri. Ini adalah masalah keamanan nasional.”

Konferensi pers resmi pertama Biden datang 65 hari setelah menjabat, waktu terlama yang dihabiskan seorang presiden AS sebelum mengadakan konferensi pers pertamanya dibandingkan dengan presiden sebelumnya.

Biden telah mengajukan banyak pertanyaan setelah dia menonton klip video nya jatuh 3 kali berturut-turut, saat menaiki tangga menuju Air Force One.

Wakil juru bicara Gedung Putih Karen Jean-Pierre menyalahkan cuaca badai, karena anginnya sangat kuat, katanya.

Berbicara kepada wartawan di Air Force One, Karen menambahkan, “Badai sangat kuat, dan saya naik pesawat dengan susah payah. Kesehatan presiden baik dan tidak ada cedera.” (ARN)

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.