Aktivis: Kongres Harus Paksa Biden Stop Dukung Saudi di Perang Yaman

Aktivis: Kongres Harus Paksa Biden Stop Dukung Saudi di Perang Yaman
Presiden AS, Joe Biden

Amerika, ARRAHMAHNEWS.COM Sekelompok aktivis Yaman yang tinggal di AS menegaskan bahwa tidak percayai terhadap janji Biden yang akan mengakhiri dukungan Amerika atas invasi Saudi di Yaman, dan Kongres harus memaksa pemerintah untuk melakukannya.

Di kutip dari Times dalam sebuah laporan yang dilansir oleh Al-Maalomah, mengatakan aktivis Kawthar Abdullah, salah satu pendiri koalisi Yaman di Amerika Serikat, menegaskan “Yaman berada dalam keadaan bencana. Saya punya keluarga di sana, dan setiap hari ketika saya menelepon mereka dan berbicara dengannya, menyebutkan bahwa kenyataan di lapangan jauh lebih buruk dari yang digambarkan sebelumnya”.

BACA JUGA:

Kawthar Abdullah adalah bagian dari jaringan regulator akar rumput di seluruh negara bagian, dan menyerukan Kongres untuk memaksa diakhirinya partisipasi Amerika dalam perang yang dipimpin Saudi. Regulator ini meminta anggota parlemen untuk menghadapi pemerintahan Biden yang enam bulan menjabat, dan gagal untuk melepaskan diri sepenuhnya dari intervensi militer di Yaman.

Aktivis: Kongres Harus Paksa Biden Stop Dukung Saudi di Perang Yaman
Presiden AS, Joe Biden

“Para aktivis koalisi Yaman berkumpul di jalan-jalan dan menggelar demo di kantor anggota parlemen, menuntut mereka untuk menggunakan kekuatan untuk menghentikan semua partisipasi Amerika dalam peperangan, serta menghentikan dukungan untuk Arab Saudi, mencabut blokade yang telah mencekik pasokan bahan bakar, meningkatkan biaya hidup, dan berkontribusi pada pemadaman di rumah sakit. Beberapa aktivis bahkan melakukan mogok makan untuk menuntut bantuan kemanusiaan krisis terburuk di dunia”.

BACA JUGA:

Kawthar Abdullah lebih lanjut mengatakan, “Aktivis menuntut pemerintahan AS yang belum melakukan apapun di lapangan, karena pemerintahan Biden sejak itu menghindari rincian tentang bentuk penarikan Amerika, sementara indikasi menunjukkan bahwa AS masih terlibat dalam agresi itu”.

Aktivis Yaman di Amerika mengatakan bahwa Demokrat yang mengendalikan DPR, Senat dan Gedung Putih, tidak ada alasan mengapa perang ini harus berlanjut hingga saat lain. Sementara Paul Shannon, pendiri kampanye anti-perang Raytheon, mengatakan dalam siaran pers bahwa “jika Joe Biden dan Kongres AS ingin mengakhiri perang ini, mereka bisa melakukannya hari ini, tetapi mereka tidak mau.” (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31320 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.