14 Negara Sepakat Usir Israel dari Uni Afrika

Aljazair, ARRAHMAHNEWS.COM Media Aljazair mengatakan bahwa negara mereka telah mencapai kesepakatan dengan 13 negara Afrika lainnya untuk mengusir Tel Aviv dari Uni Afrika sebagai anggota pengamat.

Surat kabar Rai Al-Youm melaporkan pada Hari Sabtu (31/07) bahwa Aljazair telah secara resmi memulai proses pembentukan kelompok Afrika untuk menolak keanggotaan Tel Aviv di Uni Afrika.

Menurut laporan yang dikutip Al-Ahed, Aljazair mengumumkan bahwa tujuan pembentukan kesepakatan untuk melestarikan prinsip-prinsip Uni Afrika dan untuk mendukung negara Arab Palestina.

Menurut laporan itu, Afrika Selatan, Tunisia, Eritrea, Senegal, Tanzania, Niger, kepulauan Qamar, Gabon, Nigeria, Zimbabwe, Liberia, Mali, dan Seychelles semuanya telah menyetujui keputusan tersebut.

BACA JUGA:

Menteri Luar Negeri Aljazair Ramtane Lamamra telah menekankan bahwa diplomasi Aljazair tidak akan mundur dari menentang langkah Tel Aviv dan Uni Afrika yang diambil tanpa berkonsultasi dengan para anggotanya itu.

Menteri Luar Negeri Aljazair menambahkan bahwa langkah-langkah diplomatik ini sebenarnya merupakan reaksi terhadap keanggotaan Tel Aviv di Uni Afrika sebagai anggota pengamat. Ia menekankan bahwa posisi ini diraih Israel setelah berbagai upaya yang telah dikerjakan oleh para diplomat Tel Aviv selama bertahun-tahun.

Lamamra mencatat bahwa rezim Zionis sebelumnya telah memperoleh keanggotaan sebagai pengamat di Organisasi Persatuan Afrika, tetapi pada tahun 2002, gelar itu diambil kembali dari Israel ketika Organisasi Persatuan Afrika berubah menjadi Uni Afrika.

BACA JUGA:

Rai Al-Youm lebih lanjut menulis bahwa Lamamra direncanakan untuk membahas masalah keanggotaan Tel Aviv di Uni Afrika dalam perjalanannya yang akan datang ke empat negara Afrika yaitu Tunisia, Ethiopia, Sudan dan Mesir.

Kementerian Luar Negeri Zionis mengatakan dalam sebuah pernyataan pada 22 Juli bahwa Adamsu Alali, duta besar Tel Aviv untuk Addis Ababa, telah menyerahkan kredensialnya sebagai anggota pengamat Uni Afrika. (ARN)

About Arrahmahnews 31320 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.