Analis: Kejahatan Israel Tidak Akan Dibiarkan Tanpa Pembalasan

Analis: Kejahatan Israel Tidak Akan Dibiarkan Tanpa Pembalasan
Kapal Tanker Israel

Lebanon, ARRAHMAHNEWS.COM Seorang komentator politik bereaksi atas serangan balasan terhadap kapal tanker Israel di lepas pantai Oman, Laut Arab, dan menekankan bahwa front perlawanan tidak akan membiarkan rezim Tel Aviv melakukan kejahatan dengan impunitas.

“Poros Perlawanan tidak akan mengizinkan Zionis Israel melakukan kejahatan tanpa pembalasan, baik dari Yaman, Lebanon, Suriah, Palestina, Iran atau di tempat lain. Mereka (pejabat Israel) harus memahami bahwa pasukan perlawanan dapat menjangkau mereka di mana saja,” kata Mohsen Saleh yang berbasis di Beirut dalam sebuah wawancara eksklusif dengan PressTV pada hari Sabtu.

BACA JUGA:

Dia menggarisbawahi bahwa rezim Israel terlibat dalam kampanye yang ditakdirkan untuk gagal melawan front perlawanan, dan menggambarkan serangan Israel di wilayah Suriah dan perbatasan Irak-Suriah serta upaya pembunuhan terhadap Iran sebagai upaya putus asa.

Analis: Kejahatan Israel Tidak Akan Dibiarkan Tanpa Pembalasan
Kapal Tanker Israel

Saleh melanjutkan dengan mengatakan bahwa keseimbangan kekuatan berpihak pada front perlawanan.

“Mereka harus menghitung ulang keberadaan atau permusuhan mereka terhadap kelompok dan faksi perlawanan, baik di Lebanon, Suriah atau Irak. Semua kelompok ini benar-benar bersedia untuk melakukan serangan balik atau pembalasan terhadap agresi Israel,” katanya.

Analis menekankan bahwa pihak berwenang Israel menyadari bahwa serangan mereka, perjanjian normalisasi dengan beberapa negara Arab, selain dukungan dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, tidak akan bermanfaat karena para pejuang perlawanan dapat menargetkan mereka di mana saja.

Dia juga menegaskan bahwa front perlawanan sekarang dapat mengalahkan Israel baik di tingkat politik maupun militer.

BACA JUGA:

Saleh mengatakan serangan roket dan rudal pembalasan oleh perlawanan Palestina yang berbasis di Gaza terhadap wilayah yang diduduki Israel selama Operasi Saif al-Quds pada Mei lalu, dan serangan terhadap kapal Israel adalah contoh nyata dari fakta semacam itu.

Analis itu juga mencemooh tuduhan alternatif perdana menteri dan menteri luar negeri Israel Yair Lapid yang menyalahkan Iran atas serangan terhadap kapal tanker di lepas pantai Oman.

“Israel tidak dapat menyangkal kejahatan mereka terhadap ilmuwan Iran dan fasilitas nuklir, selain serangan terhadap kelompok perlawanan yang ditempatkan di perbatasan Irak-Suriah. Mereka telah mendeklarasikan kampanye melawan Poros Perlawanan, Iran, [gerakan perlawanan Lebanon] Hizbullah, Irak, Suriah, Yaman dan Palestina,” katanya.

Saleh menyimpulkan bahwa rezim Israel telah memahami tindakan permusuhannya tidak akan terjawab lagi seperti yang bertentangan dengan masa lalu, ketika bisa menyerang tanah Arab dan orang-orang Arab akan bergegas untuk menari mengikuti irama rezim. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31268 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.