AS, Inggris Kompak Tuduh Iran Serang Kapal Tanker Israel

AS, Inggris Kompak Tuduh Iran Serang Kapal Tanker Israel
Kapal tanker Israel diserang

Washington, ARRAHMAHNEWS.COM AS dan Inggris senada dengan Israel dalam menuduh Iran atas serangan terhadap kapal tanker Israel di lepas pantai Oman, meskipun Teheran membantah keras.

“Setelah meninjau informasi yang tersedia, kami yakin bahwa Iran melakukan serangan ini, yang menewaskan dua awak tak bersalah, dengan menggunakan drone peledak,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan, pada hari Minggu.

BACA JUGA:

Blinken mengatakan mereka “bekerja dengan mitra” untuk “respons yang tepat” terhadap serangan itu.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan serangan “melanggar hukum dan tidak berperasaan” itu sangat mungkin dilakukan oleh Iran, dengan menggunakan satu drone atau lebih.

“Kami percaya serangan ini disengaja, ditargetkan, dan jelas merupakan pelanggaran hukum internasional oleh Iran,” katanya, seraya menambahkan bahwa London bekerja dengan mitra untuk “tanggapan konkret.”

Kapal tanker Israel diserang

Iran pada hari Minggu dengan keras membantah terlibat dalam serangan itu, dan menolak tuduhan yang dilontarkan oleh pejabat rezim Israel, PressTV melaporkan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut tuduhan itu “kekanak-kanakan”, yang katanya dipengaruhi oleh lobi Zionis di Amerika Serikat.

“Zionis harus berhenti melontarkan tuduhan tak berdasar terhadap Iran. Ini bukan pertama kalinya rezim ini mengajukan tuduhan seperti itu [terhadap Teheran],” katanya.

“Kita harus sangat berhati-hati untuk tidak jatuh ke dalam perangkap yang dibuat oleh Zionis dan rezim penjajah dalam kasus-kasus seperti itu,” kata juru bicara Menlu Iran, seraya menambahkan bahwa rezim Israel berada pada “titik legitimasi terendah” dan mengalami “hari-hari yang paling sulit” dari keberlangsungannya”.

BACA JUGA:

Insiden itu melibatkan Mercer Street, kapal milik Jepang berbendera Liberia yang dikelola oleh Zodiac Maritime milik Israel, yang menurut laporan sedang dalam perjalanan dari Dar es Salaam, Tanzania, ke Fujairah di Uni Emirat Arab ketika menjadi sasaran.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menuduh Teheran “mencoba untuk mengelak dari tanggung jawab” atas serangan itu.

“Saya menyatakan dengan tegas: Iran adalah yang melakukan serangan terhadap kapal itu,” katanya dalam pertemuan mingguan kabinetnya, pada hari Minggu.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Zodiac Maritime, perusahaan milik Israel yang mengelola kapal tanker minyak, mengatakan bahwa dua awak, seorang warga Inggris dan seorang Rumania, tewas dalam serangan itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa kapal lain yang dikelola Israel telah diserang di berbagai rute maritim di seluruh dunia.

Serangan itu terjadi dengan latar belakang serangan tak henti-hentinya rezim Israel terhadap kapal kargo di seluruh wilayah Teluk Persia dan di tempat lain.

Lampu hijau untuk tanggapan

Surat kabar Israel Kan melaporkan hari Minggu bahwa Tel Aviv telah menerima “lampu hijau” dari Washington dan London untuk melakukan “tanggapan” terhadap serangan itu.

Menurut laporan itu, pejabat Israel saat ini sedang mendiskusikan bagaimana dan kapan harus menanggapi, dengan kemungkinan bahwa pelabuhan Iran atau kapal militer dapat menjadi sasaran.

Israel juga berencana untuk berbagi intelijen yang diklaim dengan negara-negara untuk “membawa kecaman” terhadap Iran, tambahnya. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31320 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.