Panglima IRGC: Kami Siaga Tinggi dan Siap Tempur

Panglima IRGC: Kami Siaga Tinggi dan Siap Tempur
Jenderal Salami

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM Panglima Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Hossein Salami, pada Hari Rabu (04/08) mengeluarkan pernyataan bahwa Iran siap untuk skenario apapun. Sama seperti hari ini, dimana sebagian dari kesiapan ini dipamerkan di sepanjang pantai Teluk.

Hadir di bagian selatan Iran untuk memeriksa kesiapan tempur pasukan angkatan laut IRGC di pantai Teluk dan Selat Hurmuz, Mayor Jenderal Salami menegaskan kembali bahwa kesiapan ini ada di semua dimensi kekuatan pertahanan pasukan Iran.

BACA JUGA:

Ia mengatakan bahwa pertahanan, kekuatan invasi, dan kesiapan tempur garda revolusi berada pada tingkat yang cukup untuk menunjukkan reaksi keras terhadap musuh mana pun.

 

Di sela-sela kunjungannya, Salami merujuk pada intimidasi baru-baru ini oleh beberapa pejabat Zionis, dengan mengatakan “Musuh yang saat ini berbicara tentang sistem politik suci Republik Islam, menggunakan kata-kata ancaman, terutama pejabat rezim perampas Zionis, harus menyadari kekuatan serangan dan pertahanan dari pasukan Republik Islam dan IRGC.”

Panglima IRGC: Kami Siaga Tinggi dan Siap Tempur
Jenderal Salami

Kepala IRGC itu lebih lanjut menekankan bahwa kekuatan pertahanan dan invasi pasukan Iran sepenuhnya siap untuk reaksi keras terhadap musuh mana pun, menambahkan Pengawal Revolusi Islam siap mengerahkan berbagai tingkat pasukan pertahanan melawan musuh yang mungkin ada.

BACA JUGA:

Mayor Jenderal Salami mengatakan bahwa hari ini terminal rudal, peralatan pertahanan, kapal selam, dan pesawat tak berawak, serta angkatan bersenjata IRGC, semuanya dalam kesiapan tempur penuh, dan dengan kesiagaan yang luar biasa tinggi, bahwa mereka dapat menanggapi ancaman apa pun di tingkat mana pun, pada setiap titik yang mungkin.

Komandan tertinggi IRGC mengatakan bahwa jika ada ketidakamanan, akarnya harus dicari dalam gerakan agresif musuh, menegaskan kembali bahwa musuh harus tahu mereka akan mendapatkan jawaban kuat dari Iran jika mereka melakukan kesalahan pertama.

“Pesan kami tidak akan diplomatik, tetapi dikirim di medan perang, karena di sanalah kami berbicara, dan mereka yang berbicara kepada kami menggunakan kata-kata mengancam, termasuk perdana menteri rezim Zionis dan pejabat rezim perampas lainnya, harus memperhatikan bahaya yang mengancam akibat dari apa yang mereka katakan, dan menghitung dengan tepat manfaat dan kerugiannya,” pungkas Salami sebagaimana dikutip Al-Ahed. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.