Teluk Persia Memanas, Israel Mulai Kampanye Sabotase di UEA

Teluk Persia Memanas, Israel Mulai Kampanye Sabotase di UEA
Mossad, Badan Agen Intelijen Israel

Israel, ARRAHMAHNEWS.COM Rezim Israel dilaporkan telah memulai kampanye sabotase dunia maya di UEA untuk mengganggu navigasi udara dan laut regional. Ini dilakukan untuk menggeser “titik fokus krisis” dari wilayah pendudukan ke wilayah Teluk Persia dan Laut Oman.

Kantor Berita Iran Nour, yang berafiliasi dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara (SNSC), memuat laporan itu pada hari Rabu (04/08) dengan mengutip seorang pejabat keamanan yang mengetahui informasi ini.

BACA JUGA:

“Sudah sekitar satu bulan sejak unit siber Mossad (agen mata-mata Israel) mentransfer peralatan canggih ke salah satu emirat UEA,” kata sumber kepada agen tersebut.

Pejabat itu menjelaskan bahwa kampanye tersebut di satu sisi berusaha untuk mengganggu sistem navigasi udara dan laut wilayah Teluk Persia dan Laut Oman, sehingga mengacaukan situasi keamanan regional.

Teluk Persia Memanas, Israel Mulai Kampanye Sabotase di UEA
Mossad, Badan Agen Intelijen Israel

Di sisi lain, kampanye tersebut berusaha untuk “mengalihkan titik fokus krisis dari wilayah pendudukan menuju wilayah tersebut dan [oleh karena itu] mengurangi tekanan politik dan keamanan yang dihadapi oleh badan penguasa rezim (Israel).”

‘Menabur Perselisihan Diantara Negara-negara Regional’

Laporan yang dikutip PressTV itu menggambarkan kampanye tersebut sebagai “rencana yang komprehensif”.

BACA JUGA:

Lebih lanjut pejabat itu mengatakan bahwa, melalui upaya tersebut, Tel Aviv berusaha untuk menabur perselisihan dan kesalahpahaman di antara negara-negara regional dan memaksa mereka ke dalam konflik yang tidak beralasan.

Sumber tersebut menggambarkan ini sebagai “tujuan paling penting” yang sedang dikejar oleh entitas pendudukan. Pejabat itu mengatakan jika perlu, informasi yang lebih rinci akan dirilis pada waktunya mengenai keberadaan unit Israel, sifat peralatan teknis, dan rencana tim mereka.

Sumber itu, sementara itu, menyatakan kepastian bahwa pekerjaan tim Israel berlangsung dalam “koordinasi penuh” dengan aparat intelijen Uni Emirat Arab.

Laporan itu dikeluarkan hanya sehari setelah setidaknya empat kapal menyiarkan peringatan di lepas pantai Emirat, menunjukkan bahwa mereka telah kehilangan kendali atas operasi kemudi mereka dalam keadaan yang tidak jelas. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31315 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.