VIDEO: Presiden Iran “Ebrahim Raesi” Mengambil Sumpah Jabatan

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Setelah mandatnya disahkan oleh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayed Ali Khamenei, Ebrahim Raeisi telah mengambil sumpah jabatan untuk dilantik secara resmi sebagai presiden kedelapan Republik Islam Iran.

Upacara pengambilan sumpah diadakan di parlemen Iran pada Kamis sore, dihadiri oleh pejabat tinggi sipil dan militer Iran serta sejumlah besar pejabat asing dari lebih dari 70 negara.

Upacara dimulai dengan pidato oleh Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf diikuti dengan pidato yang disampaikan oleh kepala Kehakiman Iran Gholamhossein Mohseni Ejei.

BACA JUGA:

Setelah pidato disampaikan oleh kepala Badan Kehakiman dan Legislatif, Ebrahim Raeisi naik ke podium untuk dilantik sebagai presiden kedelapan Iran setelah Revolusi Islam 1979.

Selama upacara pengambilan sumpah, Raeisi membacakan teks sumpah, yang berbunyi,

“Saya, sebagai Presiden, demi Al-Qur’an dan di hadapan bangsa Iran, dengan ini bersumpah atas nama Tuhan Yang Maha Esa, untuk menjaga kepercayaan resmi, sistem republik Islam dan Konstitusi negara,” ungkap Raesi dalam sumpahnya.

Ia berjanji menggunakan semua bakat dan kemampuan dalam melaksanakan tanggung jawab yang diemban dengan mengabdikan diri untuk melayani rakyat, kemuliaan negara, mempromosikan agama dan moralitas, mendukung hak dan menyebarkan keadilan; menahan diri dari sikap otokratis; melindungi kebebasan dan martabat individu dan hak-hak bangsa yang diakui oleh Konstitusi; tidak menyia-nyiakan upaya dalam menjaga perbatasan dan politik , kebebasan ekonomi dan budaya negara.

Lebih lanjut dalam sumpahnya Raesi berjanji untuk melindungi kekuasaan yang telah diberikan bangsa kepadanya sebagai amanah suci seperti wali yang saleh dan akan menyerahkannya kepada individu yang terpilih berikutnya.

BACA JUGA:

Pidato Ghalibaf

Dalam sambutannya, Ghalibaf menyambut semua tamu Iran dan asing yang datang menghadiri upacara pelantikan Presiden Raeisi.

“Rakyat Iran menyuarakan pesan mereka untuk menciptakan perubahan dalam pemilihan presiden baru-baru ini dan sekarang babak modern dalam sejarah Revolusi Islam telah dimulai,” katanya sebagaimana dikutip MNA. Galibaf menambahkan bahwa pemerintahan yang baru ini akan berupaya untuk memperbaiki kekurangan pemerintahan sebelumnya.

Dia menamai babak baru ini sebagai “Efisiensi dan akuntabilitas”, mencatat bahwa semua pejabat dan pembuat undang-undang negara pertama-tama harus fokus pada efisiensi untuk menciptakan kehidupan yang baik bagi rakyat. Dan selanjutnya, “kita harus bertanggung jawab atas kekurangan dan mencoba menyelesaikannya.”

Dia mengatakan Parlemen berkomitmen untuk membantu pemerintahan berikutnya membawa stabilitas ekonomi dan harapan bagi masyarakat.

Sesi berakhir

Setelah pidato Raeisi, Ghalibaf mengatakan proses peninjauan kabinet baru akan dimulai pada hari Minggu. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam upacara pengambilan sumpah ini dan mengumumkan sesi berakhir. (ARN)

About Arrahmahnews 31268 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.