Menlu Yaman: Saudi Tak Bisa Lagi “Sok” Dominan

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM – Menteri luar negeri Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman mengatakan Arab Saudi sudah tidak bisa lagi menerapkan sikap dominan dan hegemoninya.

Hisham Sharaf menekankan sudah waktunya bagi Riyadh untuk mengakhiri intervensi dalam urusan internal tetangga selatannya, dan menghentikan upaya untuk merusak kemerdekaan negara Arab itu.

“Perdamaian yang coba dicapai oleh pemerintah Sana’a adalah nyata, adil dan berkelanjutan, dan melayani seluruh bangsa Yaman. Itu termasuk dalam kerangka kedaulatan nasional Yaman, dan memastikan penarikan pasukan asing dari tanah Yaman. Itu juga menjaga kemerdekaan dan integritas teritorial Yaman,” kata Hisham Sharaf Abdullah kepada kantor berita resmi Yaman Saba dalam sebuah wawancara eksklusif pada hari Sabtu (07/08).

BACA JUGA:

Ia mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan Al Saud seharusnya tidak mencoba memberi saran seolah-olah Riyadh berada di atas angin setelah penunjukan diplomat Swedia Hans Grundberg sebagai utusan khusus baru PBB untuk Yaman.

“Dia (Menlu Saudi) harus menyadari bahwa adalah tugas rakyat Yaman untuk menciptakan perdamaian di seluruh tanah air, dan membantu membangun keamanan dan stabilitas, selain memulihkan kedaulatan pemerintah nasional untuk menegakkan hukum dan ketertiban, mencapai keadilan dan kemakmuran bagi seluruh bangsa, dan meringankan penderitaan mereka setelah tujuh tahun agresi,” kata Sharaf Abdullah.

“Perdamaian di Yaman tidak dapat dipaksakan atau ditetapkan oleh Arab Saudi demi keuntungannya sendiri atau sekutunya. Rezim Riyadh tidak bisa lagi memainkan peran dominan dan hegemonik,” katanya.

BACA JUGA:

“Arab Saudi,” kata menteri luar negeri Yaman itu, “harus mengupayakan hubungan bilateral dengan Yaman atas dasar bertetangga yang baik, saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam negerinya.”

Sebelumnya pada hari Sabtu, menteri luar negeri Saudi menyambut baik penunjukan Grundberg sebagai utusan khusus PBB untuk Yaman.

Menteri Saudi itu mengklaim dalam sebuah posting yang diterbitkan di Twitter bahwa kerajaan “akan terus mendukung semua upaya untuk mencapai solusi politik yang membantu membawa perdamaian dan kemakmuran ke Yaman.” (ARN)

About Arrahmahnews 31222 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.