IRGC: Keruntuhan Zionis Akan Terwujud dalam Waktu Dekat

Tehran, ARRAHMAHNEWS.COM – Komandan utama Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan keruntuhan terakhir rezim Zionis bukan hanya sebuah aspirasi, tetapi kenyataan, yang akan terwujud dalam waktu dekat.

Mayor Jenderal Hossein Salami membuat pernyataan dalam pertemuan terpisah pada hari Senin dengan Ismail Haniyeh, yang mengepalai biro politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas, dan sekretaris jenderal gerakan Jihad Islam, Ziyad al-Nakhalah, di Teheran.

Baca: 

Selama pertemuan, komandan Iran mengucapkan selamat kepada gerakan perlawanan Palestina atas pencapaian mereka dalam agresi Israel baru-baru ini terhadap Jalur Gaza yang terkepung, dengan mengatakan, “Mengingat kenyataan yang tak terbantahkan di lapangan, kami percaya bahwa keruntuhan dan kejatuhan rezim Zionis adalah jauh dari sekedar cita-cita dan merupakan kenyataan yang akan terwujud dalam waktu dekat.”

Dia juga mengatakan keseimbangan kekuatan antara rezim Israel dan kelompok perlawanan Palestina dalam “Operasi Saif al-Quds” sangat berbeda dibandingkan dengan perang sebelumnya, dan menambahkan bahwa front Palestina lebih kuat dan mencapai kemenangan lebih dari sekedar kemenangan militer.

Tel Aviv meluncurkan kampanye pengeboman brutal terhadap Jalur Gaza yang terkepung pada 10 Mei, menyusul pembalasan Palestina terhadap serangan kekerasan terhadap jamaah di Masjid al-Aqsa dan rencana rezim untuk memaksa sejumlah keluarga Palestina keluar dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah, Yerusalem.

Nakhalah, pada bagiannya, menggambarkan Iran dan IRGC sebagai perisai pertahanan bagi dunia Muslim dan front perlawanan di kawasan.

Dunia saat ini sedang menyaksikan kenyataan bahwa keseimbangan kekuatan condong mendukung perlawanan Palestina, sementara Zionis sangat prihatin dengan hasil peningkatan kekuatan Palestina di wilayah-wilayah pendudukan.

Haniyeh juga memuji peran dan sikap tegas Iran dalam mendukung perlawanan Palestina dan mengatakan rezim Israel menderita mimpi buruk yang mengerikan setelah kekalahannya dalam Operasi Saif al-Quds.

Situasi di kawasan berubah menjadi mendukung perlawanan, kata pemimpin perlawanan Palestina, dan meyakinkan negara-negara Muslim bahwa para pejuang front perlawanan siap untuk menghadapi segala kemungkinan pertempuran di masa depan. (ARN)

Sumber: PressTV

About Arrahmahnews 31222 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.