Ledakan di Pelabuhan UEA Tewaskan 3 Insinyur Israel

Ledakan di Pelabuhan UEA Tewaskan 3 Insinyur Israel
Ledakan di Pelabuhan UEA

Dubai, ARRAHMAHNEWS.COM Dokumen Emirat yang bocor mengungkapkan rincian ledakan Jebel Ali yang mengguncang Dubai pada tujuh Juli lalu. Ledakan itu terjadi di kawasan utama Pelabuhan Jebel Ali, bertepatan dengan kehadiran enam tim insinyur Israel yang bekerja untuk perusahaan Emirat-Israel.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Polisi Dubai mengkonfirmasi bahwa insiden itu adalah operasi dengan tujuan khusus yang dilakukan secara terprogram.

BACA JUGA:

Menurut laporan keamanan yang bocor, ledakan itu disebabkan oleh bom di salah satu pengiriman di dekat tempat berlabuh kapal, dan intensitas ledakan menyebabkan api mencapai kapal OCEAN TRADER.

Bukti mengungkapkan perencanaan sebelumnya untuk serangan, dan waktu ledakan bertepatan dengan kehadiran tim teknisi Israel disana.

Ledakan di Pelabuhan UEA Tewaskan 3 Insinyur Israel
Ledakan di Pelabuhan UEA

Jelas dari intensitas ledakan, lokasinya dan tingkat kehancurannya menunjukkan bahwa bahan peledak itu dari jenis yang tidak dikenal pada umumnya!

Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa jenis bahan peledak tidak diketahui, yang mungkin telah menyebabkan ledakan yang begitu mengerikan.

Ada banyak hipotesis tentang teknologi yang digunakan untuk memproduksi bom ini, dan penyelidikan lebih lanjut atas kecelakaan itu sedang dilakukan oleh tim khusus Kepolisian Abu Dhabi.

Ledakan terjadi sedemikian rupa sehingga dirasakan hingga 50 km, selain hancurnya seluruh kargo yang ada di dermaga dan 4 di antaranya yang berada di geladak kapal OCEAN TRADER.

Menurut dokumen yang bocor, ledakan itu menewaskan 3 insinyur Israel yang ada di tempat kejadian dan melukai dua lainnya, serta melukai 12 pekerja pelabuhan dan 4 anggota awak, yang dipindahkan ke Rumah Sakit Royal di Dubai.

BACA JUGA: 

Menurut perintah Letnan Jenderal Abdullah Khalifa Obaid Saqr Al-Marri, yang terluka berada di bawah perawatan khusus di departemen perawatan darurat dan intensif rumah sakit serta berada di bawah pengawasan polisi. Korban tewas juga segera dibawa ke negara mereka di bawah pengawasan polisi.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa atas perintah otoritas Emirat, kegiatan investigasi media dicegah dari insiden ledakan, dan media dilarang meliput berita, memotret tempat kejadian, dan menyiapkan laporan pers.

Dokumen tersebut mengungkapkan penangkapan tiga warga negara asing yang diduga melakukan aksi pemboman.

Polisi Dubai mengumumkan tujuan ledakan, yaitu untuk menargetkan insinyur Israel, tetapi karena adanya pengiriman dan bahan kimia di dalam pelabuhan Jebel Ali dan pelabuhan lainnya, Uni Emirat Arab mungkin mengalami kerusakan berat, terutama karena ledakan ini kemungkinan besar terjadi dalam beberapa bulan mendatang.

Polisi Dubai menyarankan, sebelum Pameran Internasional Expo 2020, bahwa semua pengiriman di pelabuhan Dubai dan area lainnya diperiksa dengan perangkat penyaringan untuk memastikan tidak ada bahan peledak di dalamnya. Pasalnya, pengulangan ledakan ini saat Expo digelar bisa menurunkan status UEA di bidang pariwisata dan transit. (ARN)

Sumber: Watan

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31222 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.