Nujaba Irak: Kami Tak Bedakan Turki dan AS dalam Perlawanan terhadap Penjajah

Nujaba Irak: Kami Tak Bedakan Turki dan AS dalam Perlawanan terhadap Penjajah
Nasr al-Shammari

Irak, ARRAHMAHNEWS.COM Gerakan Nujaba Irak memperingatkan Ankara bahwa kelompok perlawanan Islam tidak akan membedakan antara pasukan pendudukan Turki dan Amerika dalam melindungi integritas teritorial negara Arab dan menghadapi para agresor.

Nasr al-Shammari, juru bicara resmi gerakan perlawanan Irak itu memperingatkan dalam sebuah cuitan pada hari Selasa dan mengatakan bahwa rakyat Irak, parlemen dan pemerintah telah menyerukan diakhirinya kehadiran pasukan pendudukan asing di negara mereka.

BACA JUGA:

“Kami dalam perlawanan Islam tidak melihat Turki dengan pandangan yang sama seperti kami melihat Amerika Serikat kecuali pada masalah pendudukan wilayah Irak,” tulis Al-Shammari.

Nujaba Irak: Kami Tak Bedakan Turki dan AS dalam Perlawanan terhadap Penjajah
Nasr al-Shammari

Juru bicara Nujaba menunjuk pesan diplomatik Turki yang berupa ancaman dan serangan terhadap Irak dan berkata, “Lebih baik tanyakan kepada pendahulu mereka [penjajah Amerika] tentang harga yang harus mereka bayar untuk ini”.

Al-Shammari mengulangi peringatan terhadap Ankara dalam cuitannya dan berkata, “Orang bijak harus belajar dari pengalaman orang lain.”

Gerakan Al-Nujaba adalah bagian dari Unit Mobilisasi Populer (PMU), sebuah organisasi payung dukungan pemerintah Irak yang terdiri dari sekitar 40 faksi pasukan relawan kontra-terorisme, termasuk sebagian besar Muslim Syiah, Muslim Sunni, Kristen, dan Kurdi.

Baghdad sebelumnya telah mengutuk operasi militer Turki yang sedang berlangsung di wilayah semi-otonom Kurdistan terhadap posisi yang diklaim kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), menyatakan bahwa Ankara bermaksud untuk merebut kendali kota barat laut strategis Mosul itu dan mencaploknya. (ARN)

IKUTI TELEGRAM ARRAHMAHNEWS

About Arrahmahnews 31315 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.