Taliban Masuki Istana Kepresidenan Pasca Kaburnya Ashraf Ghani

Afghanistan, ARRAHMAHNEWS.COM – Pasukan Taliban telah memasuki istana kepresidenan Afghanistan beberapa jam setelah Presiden Ashraf Ghani meninggalkan negara itu.

Menurut MNA, Kepemimpinan kelompok itu, dikelilingi oleh puluhan militan bersenjata, berbicara kepada media dari kursi kekuasaan negara itu.

Sementara itu, seorang juru bicara Taliban mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa mereka yang bekerja dengan pemerintah dan militer yang didukung Barat akan ditawari amnesti.

Sementara itu, Presiden Afghanistan Ghani mengatakan dia meninggalkan negara untuk menghindari pertumpahan darah ketika Taliban memasuki istana presiden di Kabul.

Dalam sebuah posting Facebook, Ghani dalam komentar pertamanya sejak meninggalkan negara itu mengatakan ia pergi untuk menghindari bentrokan dengan Taliban yang akan membahayakan jutaan penduduk Kabul. Ia tidak mengungkapkan rincian tentang lokasinya saat ini.

BACA JUGA:

Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Kabul memperingatkan keamanan yang memburuk di bandara di tengah evakuasi. Kedutaan Besar AS di Afghanistan telah mengeluarkan peringatan keamanan, mengatakan ada laporan Bandara Kabul diserang.

“Situasi keamanan di Kabul berubah dengan cepat dan situasi di bandara memburuk dengan cepat. Ada laporan bandara terbakar dan kami menginstruksikan warga AS untuk berlindung di tempat. Kedutaan Besar AS di Afghanistan telah menghentikan operasi konsuler yang berlaku segera. Jangan datang ke Kedutaan atau Bandara saat ini”.

Pasukan Taliban memasuki Kabul

Setelah kepergian Ashraf Ghani dari negara itu, Taliban memerintahkan pasukannya untuk memasuki Kabul, mengeluarkan sebuah pernyataan.

Ghani meninggalkan Afghanistan

Presiden Ashraf Ghani telah meninggalkan Afghanistan ketika Taliban mendekati Kabul, menurut negosiator perdamaian utama negara itu Abdullah Abdullah.

Bandara Kabul dikepung

Bandara Kabul dilaporkan dikepung oleh pasukan Taliban dan semua penerbangan dari dan ke bandara ditangguhkan.

Taliban mengharapkan transisi kekuasaan secara damai dalam beberapa hari

Suhail Shaheen, juru bicara media internasional untuk Taliban, mengatakan kelompok itu mengharapkan transisi kekuasaan secara damai dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA:

“Kami meyakinkan orang-orang, khususnya di kota Kabul, bahwa properti mereka, kehidupan mereka aman,” kata juru bicara itu dalam sebuah wawancara dengan BBC.

“Kepemimpinan kami telah menginstruksikan pasukan kami untuk tetap berada di gerbang Kabul, bukan memasuki kota.

“Kami sedang menunggu transfer kekuasaan secara damai,” katanya, menambahkan bahwa Taliban memperkirakan hal itu akan terjadi dalam beberapa hari. (ARN)

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.