Houthi: Penarikan Militer dari Afghanistan Bukti Kegagalan AS di Kawasan

Houthi: Penarikan Militer dari Afghanistan Bukti Kegagalan AS di Kawasan
Houthi

Yaman, ARRAHMAHNEWS.COM Pemimpin gerakan Ansarullah Yaman mengatakan bahwa penarikan pasukan AS dari Afghanistan setelah 20 tahun perang jelas menunjukkan bahwa pasukan pendudukan telah gagal untuk memajukan rencana dan agenda mereka di kawasan Asia Barat.

“Bangsa kita (Yaman) membuat kemajuan. Amerika Serikat sedang mengalami kemunduran, dan perkembangan terakhir di Afghanistan membuktikan fakta ini. Amerika bergantung pada agen dan tentara bayaran mereka saat berperang dalam perang proksi”, kata Abdul-Malik al-Houthi dalam pidato yang disiarkan langsung dari ibukota Yaman Sana’a saat ia berpidato pada upacara yang diadakan untuk memperingati Hari Ashura pada Kamis sore, seperti dilansir PressTV.

BACA JUGA:

Taliban memerintah Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001, ketika pasukan NATO pimpinan AS menggulingkan pemerintah mereka. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, dan ketika pasukan asing tiba-tiba menarik diri dari Afghanistan, para militan dengan cepat menyerbu negara itu, dengan hamper-hampir tidak ada perlawanan dari pasukan tentara Afghanistan. Taliban akhirnya merebut kembali Kabul pada hari Minggu, tak lama setelah mantan presiden Afghanistan Ashraf Ghani melarikan diri dari negara itu ke tujuan yang dirahasiakan.

Houthi: Penarikan Militer dari Afghanistan Bukti Kegagalan AS di Kawasan
Houthi

Belakangan dikonfirmasi bahwa Ghani berada di Uni Emirat Arab.

Penarikan militer asing mengakhiri perang dua dekade yang sia-sia di negara Asia Selatan itu. Biden membela penarikan AS yang berantakan, mengatakan kekacauan tidak dapat dihindari.

Di tempat lain dalam pidatonya, kepala Ansarullah meminta Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk menghentikan plot plot dan konspirasi terhadap dunia Muslim.

BACA JUGA:

“Kami menyarankan rezim Saudi dan Emirat selain sekutu mereka untuk menghentikan plot melawan dunia Muslim, karena tindakan seperti itu tidak akan menghasilkan apa-apa selain kegagalan dan kekecewaan,” tegas Houthi.

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa bangsa Yaman sangat mendukung perjuangan Palestina dan perjuangan sah Palestina untuk membebaskan wilayah mereka dari pendudukan Israel.

“Adalah suatu kebajikan untuk membantu bangsa Palestina, mendukung perlawanan mereka dan mengusir Zionis [dari wilayah pendudukan]. Di sisi lain, menunjukkan kesetiaan kepada Amerika Serikat dan Israel adalah kejahatan,” tegas pemimpin Ansarullah itu. (ARN)

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.