Presiden Iran Serukan Dunia Lawan Intimidasi AS

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Presiden Iran, Ayatullah Ebrahim Raisi mengecam intimidasi AS terhadap bangsa-bangsa di dunia, menyerukan mereka bangkit melawan unitelarisme dan monopoli kekuasaan oleh Washington.

Presiden Iran yang menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Jepang, pada Hari Minggu (22/08) menekankan bahwa memastikan keamanan perairan regional dan internasional akan menjadi kepentingan semua negara.

“Kami menganggap ketidakamanan di kawasan itu merugikan keamanan regional dan internasional, dan menentangnya,” katanya sebagaimana dikutip MNA.

“[Pendekatan] intimidasi Amerika adalah ancaman bagi kemerdekaan, kebebasan dan identitas bangsa. Dan merupakan keharusan bagi negara-negara itu untuk melawan unilateralisme kekuatan intimidasi ini,” kata Raisi dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi pada Hari Minggu (22/08).

BACA JUGA:

Raisi juga menyambut baik upaya Jepang dan negara-negara tetangga untuk membantu Afghanistan, yang baru-baru ini dikuasai oleh Taliban setelah penarikan pasukan AS.

Raisi menegaskan kembali pendiriannya bahwa rakyat Afghanistan harus memutuskan arah untuk negara mereka sendiri. Ia mengatakan bahwa penarikan diri Amerika setelah 20 tahun di Afghanistan merupakan pengakuan bahwa kehadiran mereka adalah sebuah kesalahan.

“Tanpa ragu kita juga akan menyaksikan pengakuan seperti itu oleh negara-negara lain di kawasan dan di kawasan Teluk Persia di masa mendatang,” katanya, mengecam “intimidasi” AS.

BACA JUGA:

Motegi pada bagiannya menyatakan keprihatinan atas perkembangan terakhir di Afghanistan, menekankan perlunya menghentikan kekerasan dan melindungi warga.

“Tokyo mendukung upaya diplomatik oleh negara-negara di kawasan untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan. Itu adalah sikap mendasar kami bahwa masalah dan persoalan perlu diselesaikan melalui dialog,” katanya seperti dikutip Al-Jazeera. (ARN)

About Arrahmahnews 31360 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.