Raisi ke Menlu Jepang: Penundaan Pembebasan Aset Iran Tak Bisa Dibenarkan

Iran, ARRAHMAHNEWS.COM – Dalam pertemuan dengan menteri luar negeri Jepang, Presiden Iran Ebrahim Raisi menekankan perlu disegerakannya pembebasan aset Iran yang dibekukan di Jepang.

Dalam pertemuan pada Minggu sore (22/08) dengan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, yang tiba di Teheran pada Sabtu malam itu, Presiden Iran menekankan perlunya untuk membebaskan sumber daya keuangan Iran di Jepang dan menegaskan bahwa setiap penundaan dalam pelepasan aset Iran di bank-bank Jepang adalah tidak bisa dibenarkan oleh Iran.

Raisi juga menekankan bahwa Amerika Serikatlah yang menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran (JCPOA) dan memperluas sanksi anti-Iran.

BACA JUGA:

Selama pertemuan tersebut, Presiden Raisi juga menyampaikan penghargaan atas bantuan kemanusiaan Jepang untuk Iran dalam memerangi virus Corona dan menyatakan harapan bahwa kelanjutan kerja sama kedua negara di bidang ini akan membantu pemberantasan penyakit virus corona global di kedua negara dan dunia.

Ia juga mengkritik Eropa karena acuh tak acuh terhadap sanksi AS yang melanggar kesepakatan dan karena tidak mematuhi komitmen mereka berdasarkan kesepakatan, menekankan bahwa negara mana pun yang tidak mematuhi komitmen JCPOA harus dimintai pertanggungjawaban.

Menekankan bahwa Iran pada dasarnya tidak punya masalah dengan negosiasi, Presiden Iran itu menambahkan bahwa tidak ada pembenaran apapun untuk kelanjutan sanksi AS terhadap bangsa Iran.

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, yang mengunjungi Iran untuk mengadakan pertemuan dan berkonsultasi dengan para pejabat tinggi negara itu, pada bagiannya, mengucapkan selamat kepada Raeisi atas kemenangan pemilihannya dan menekankan untuk mengembangkan dan memperdalam hubungan lama antara kedua negara.

BACA JUGA:

Menteri luar negeri itu lebih lanjut menegaskan kembali dukungan negaranya untuk JCPOA sebagai perjanjian internasional yang menguntungkan semua, mengatakan bahwa Jepang selalu bekerja sejalan dengan keamanan kawasan.

Motegi melanjutkan untuk mengungkapkan keprihatinan atas perkembangan terakhir di Afghanistan, menekankan perlunya menghentikan kekerasan dan menyelamatkan jiwa warga disana.

Ia menambahkan bahwa Tokyo mendukung upaya diplomatik negara-negara kawasan untuk mencapai perdamaian dan stabilitas. Menambahkan bahwa Jepang berprinsip semua masalah dan persoalan harus diselesaikan secara damai dan melalui dialog. (ARN)

Sumber: MNA

About Arrahmahnews 31222 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.