Korban Meningkat, 103 Tewas Lebih dari 1300 Terluka dalam Serangan Bom Kabul

Afghanistan, ARRAHMAHNEWS.COM Menurut laporan terbaru, sedikitnya 103 orang, termasuk 90 warga sipil Afghanistan dan 13 tentara AS tewas dan lebih dari 1.300 terluka dalam serangan bom bunuh diri di Bandara Kabul pada Hari Kamis.

Menurut laporan, sedikitnya 103 orang, termasuk 90 warga sipil Afghanistan dan 13 tentara AS tewas dalam serangan Kamis di Kabul.

Pada hari Kamis, setidaknya empat ledakan terjadi di dekat bandara Kabul di tengah evakuasi kontingen militer Barat.

Seorang pejabat kesehatan dan seorang pejabat Taliban mengatakan bahwa sedikitnya 72 warga sipil tewas dalam dua ledakan di luar bandara Kabul, termasuk 28 anggota Taliban.

BACA JUGA:

Sementara itu, penerbangan evakuasi tetap dilanjutkan di Kabul setelah pemboman mematikan tersebut. Menurut laporan MNA, penerbangan evakuasi dari Afghanistan dilanjutkan sehari setelah dua bom bunuh diri menargetkan ribuan orang.

AS mengatakan upaya serangan lebih lanjut diperkirakan akan terjadi menjelang batas waktu bagi pasukan asing untuk pergi meninggalkan negara itu pada Hari Selasa mendatang.

BACA JUGA:

Penduduk Kabul mengatakan beberapa penerbangan lepas landas Jumat pagi, dengan beberapa media melaporkan Spanyol telah menyelesaikan evakuasi dari Afghanistan.

“Dua penerbangan ini mengakhiri evakuasi personel Spanyol dan sekutu Afghanistan serta keluarga mereka,” bunyi pernyataan itu.

Erdogan: Turki mengevakuasi kedutaan besarnya di Kabul

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Jumat mengatakan bahwa Turki telah mengevakuasi kedutaan besarnya di Afghanistan, mengangkut karyawan ke daerah bandara Kabul di mana tentara Turki ditempatkan.

“Kami mengangkut staf kedutaan kami ke tempat prajurit kami ditempatkan di area bandara. Kami mengadakan negosiasi selama 3,5 jam dengan Taliban di sana. Kontak akan berlanjut jika perlu,” kata Erdogan kepada wartawan.

Inggris Segera Akhiri Proses Evakuasi dari Afghanistan

Inggris mengatakan bahwa mereka berencana untuk menyelesaikan evakuasinya dari Afghanistan “dalam hitungan jam”.

“Kami akan memproses orang-orang yang kami bawa, kira-kira 1.000 orang di dalam lapangan terbang sekarang,” kata Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace kepada Sky News.

“Dan kami akan mencari cara untuk terus menemukan beberapa orang di kerumunan, di mana kami bisa, tetapi secara keseluruhan pemrosesan utama sekarang telah ditutup dan kami tinggal memiliki beberapa jam.” (ARN)

About Arrahmahnews 31222 Articles
Media Aktual, Tajam dan Terpercaya

Be the first to comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.